Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari Empat Negara Antisipasi Hantavirus

pantau.com
19 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan udara dari empat negara guna mengantisipasi potensi penyebaran Hantavirus di Indonesia.

Kepala BBKK Bandara Soekarno-Hatta Naning Nugrahini mengatakan pengawasan ekstra dilakukan terhadap penerbangan langsung dari Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.

"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta," kata Naning di Tangerang, Selasa.

Langkah tersebut dilakukan menyusul laporan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO terkait kasus penularan Hantavirus yang menyebabkan tiga penumpang kapal pesiar meninggal dunia.

Pemeriksaan Kesehatan Diperketat

Naning menjelaskan otoritas Bandara Soetta kembali menerapkan standar kesehatan terhadap seluruh pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

"Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi gitu," ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan melalui pengisian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat, pengamatan suhu tubuh menggunakan thermal scanner, hingga observasi visual terhadap penumpang.

"Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat," ungkapnya.

Selain itu, pihak bandara juga menyiapkan jalur khusus evaluasi penyakit menular dan ambulans khusus untuk penanganan pasien yang terindikasi membawa penyakit menular.

Imbau Penumpang Jaga Protokol Kesehatan

BBKK Bandara Soetta mengimbau masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah penularan Hantavirus.

Naning menyebut penularan Hantavirus dapat terjadi melalui urin, air liur, dan kontaminasi dari tikus.

"Yang jelas untuk mencegah penularan kasus ini adalah dengan menjaga protokol kesehatan dan penguatan imun tubuh," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi II Akui Belum Ada Titik Temu soal Threshold Pemilu di RUU Pemilu
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Johnny Cardoso Terancam Absen Bela Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Mau Ikut Berlin Marathon 2026 Gratis? Begini Caranya
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Hakim: Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Chromebook Rp 5,25 Triliun
• 47 menit lalukatadata.co.id
thumb
Cara Negosiasi Gaji yang Efektif saat Melamar Pekerjaan
• 20 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.