Trump Akan Bahas Penjualan Senjata ke Taiwan dalam Pertemuan dengan Xi Jinping

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengangkat isu penjualan senjata AS ke Taiwan dalam pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pekan ini.

Trump kembali menegaskan keyakinannya bahwa konflik dengan Tiongkok terkait status Taiwan kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengonfirmasi rencana diskusi tersebut saat ditanya mengenai komitmen persenjataan AS. Ia mengakui bahwa Presiden Xi berharap AS menghentikan praktik tersebut, namun ia tetap memasukkannya ke dalam agenda pembicaraan.

“Saya akan mendiskusikan hal itu dengan Presiden Xi. Presiden Xi ingin agar kami tidak melakukannya, dan saya akan melakukan pembicaraan tersebut. Itu adalah salah satu dari banyak hal yang akan saya bicarakan,” ujar Trump, seperti dikutip Al Jazeera, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada hari Rabu sebelum memulai rangkaian pembicaraan pada Kamis dan Jumat. Kunjungan ini merupakan perjalanan pertama Trump ke Tiongkok dalam sembilan tahun terakhir.

Dukungan pertahanan AS bagi Taiwan telah lama menjadi sumber ketegangan dan titik rawan konflik dengan Beijing, yang mengeklaim pulau tersebut sebagai bagian integral dari wilayahnya.

Di sisi lain, Taiwan yang memiliki pemerintahan mandiri secara tegas menolak ancaman militer Tiongkok dan bersikeras bahwa rakyatnya berhak menentukan masa depan mereka sendiri. Hubungan AS-Taiwan Sebagai pendukung utama, Amerika Serikat telah menyediakan berbagai persenjataan bagi Taiwan untuk menangkal potensi serangan Tiongkok. Pada Desember lalu, Trump mengumumkan paket senjata untuk Taiwan senilai lebih dari 11 miliar dolar AS, yang tercatat sebagai nilai transaksi terbesar dalam sejarah.

Pada bulan yang sama, Tiongkok meluncurkan serangkaian latihan militer provokatif yang mensimulasikan blokade pelabuhan Taiwan. Langkah tersebut dipandang luas sebagai peringatan terhadap kekuatan asing yang mencoba membantu pertahanan pulau tersebut.

Meskipun Tiongkok mengutuk keras penjualan senjata tersebut, Amerika Serikat secara resmi tidak mengambil posisi terkait kedaulatan Taiwan. Washington secara konsisten menyerukan agar Taipei dan Beijing menyelesaikan persoalan status pulau tersebut secara damai.

Trump mengaku optimis bahwa ketegangan antara AS dan Tiongkok terkait isu Taiwan tidak akan meledak menjadi konflik terbuka. Ia mengatakan memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Xi dan meyakini sang pemimpin Tiongkok memahami keinginannya untuk menghindari konfrontasi.

“Saya pikir itu tidak akan terjadi. Saya rasa kita akan baik-baik saja. Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden Xi. Dia tahu saya tidak ingin hal itu terjadi,” pungkasnya. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Trump Diklaim Akan Tekan Xi Jinping untuk Tentukan Sikap Tiongkok Terkait Iran


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap Dorong Program Tiga Kali Tanam dalam Setahun
• 11 jam laluterkini.id
thumb
CSI Proyeksi Logistik Kimia Cair Tumbuh, Permintaan Meningkat
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Buntut Penilaian LCC Empat Pilar di Kalbar, Sekretariat Jenderal MPR RI non-aktifkan Juri dan MC
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Anak SD Juga Butuh Konseling: Kenapa Kita Sering Lupa?
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Diproyeksi Lanjut Koreksi, Analis Rekomendasi Saham ADRO, ANTM hingga AMRT
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.