Sidang Tuntutan Nadiem Makarim di Kasus Korupsi Chromebook Digelar Besok

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Mantan Menteri Pendidikan, Riset, Kebudayaan dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim telah selesai diperiksa sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Nadiem akan menjalani sidang tuntutan kasus tersebut pada besok hari.

Pemeriksaan Nadiem sebagai terdakwa digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/5/2026). Hakim lalu menjadwalkan sidang tuntutan Nadiem akan digelar Rabu (13/5) besok.

"Jadi berarti tetap tanggal 13 (Mei) dulu untuk tuntutan," ujar ketua majelis hakim Purwanto S Abdullah.

Baca juga: Pengakuan Nadiem Tak Tahu Menahu soal Shadow Menteri

Dalam sidang ini, majelis hakim juga membacakan penetapan pengalihan status tahana Nadiem menjadi tahanan rumah. Majelis hakim menjelaskan apabila Nadiem melanggar salah satu atau lebih syarat yang diatur, maka jenis penahanan akan dialihkan kembali ke penahanan Rutan Tahanan Negara.

Dalam perkara ini, Nadiem didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook saat menjabat Mendikbudristek. Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun.

Jaksa mengatakan hasil perhitungan kerugian negara Rp 2,1 triliun ini berasal dari angka kemahalan harga Chromebook sebesar Rp 1.567.888.662.716,74 (1,5 triliun). Lalu, pengadaan CDM yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat sebesar USD 44.054.426 atau setara sekitar Rp 621.387.678.730,00 (621 miliar).

Baca juga: Ketua KPK Bicara Masa Depan Tanpa Korupsi: Dimulai dari Ruang Kelas

Selain Nadiem, ada tiga terdakwa lain dalam kasus ini. Mereka ialah Sri Wahyuningsih selaku mantan Direktur Sekolah Dasar Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah tahun 2020-2021; Mulyatsyah selaku mantan Direktur SMP Kemendikbudristek tahun 2020; serta Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan Kemendikbudristek era Nadiem.




(mib/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ombudsman Kawal Kasus Ponpes di Pati, Ungkap Proses Hukum Sempat Terhambat
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Staf Ahli TP PKK Apresiasi Komitmen Lampung Selatan Tangani Imunisasi Zero Dose
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel Maksimalkan Keamanan Masyarakat
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Waka DPR Usul Pemerintah Bertahap Angkat Semua Guru Jadi PNS: Sudah Darurat
• 13 jam laludetik.com
thumb
Terbongkar, Oknum Pengasuh Ponpes di Pati Diduga Cabuli Santriwati Sejak Tahun 2020
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.