VIVA – Perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 diprediksi bakal penuh tantangan. Skuad Garuda masuk ke Grup F yang dihuni deretan tim kuat Asia, mulai dari Jepang, Qatar, hingga rival regional Thailand.
Jepang menjadi tim paling sukses dalam sejarah Piala Asia dengan koleksi empat gelar juara. Sementara Qatar datang dengan status juara bertahan usai memenangkan dua edisi terakhir secara beruntun.
Tak hanya itu, Thailand juga bukan lawan sembarangan. Tim Gajah Perang merupakan penguasa Asia Tenggara dengan tujuh trofi ASEAN Championship atau Piala AFF.
Meski berada di grup berat, pelatih Timnas Indonesia John Herdman justru melihat situasi ini sebagai peluang besar bagi Skuad Garuda untuk naik level.
"Ya, saya pikir hasil undian ini memberi kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya," ujar John Herdman.
"Kita akan menghadapi tim terbaik di Asia (Jepang), kita juga akan menghadapi pesaing Piala Dunia yaitu Qatar, dan salah satu rival tersengit kita, Thailand," imbuhnya.
Pelatih asal Inggris itu menegaskan Indonesia tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap di turnamen terbesar Asia tersebut. Herdman ingin timnya membuktikan perkembangan sepak bola Indonesia di level internasional.
"Tetapi ini peluang besar bagi kita untuk melangkah lebih jauh sebagai sebuah negara."
"Dan terus menunjukkan kepada para penggemar bahwa kita berada di jalur yang benar menuju Piala Dunia 2030," tutur John Herdman.
Optimisme Herdman pun mendapat dukungan dari PSSI. Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mengaku senang melihat sikap tenang sang pelatih menghadapi hasil drawing yang berat.
"Dia (Herdman) santai."
"Jadi, kalau pelatihnya santai dan tidak mencari-cari alasan untuk ini dan itu, ya bagus."
"Selama pelatihnya optimis kami senang," kata Arya Sinulingga.
PSSI sendiri memasang target tinggi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Skuad Garuda diharapkan mampu menembus babak perempat final.





