CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Banyak negara dilaporkan terdampak dan meningkatkan kewaspadaan menyusul wabah hantavirus.
Menurut laporan Independent, dikutip dari Tribunnews, Selasa (11/5), wabah tersebut melibatkan penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius di Samudra Atlantik. Penumpang dan awak kapal berasal dari berbagai negara yang sempat melakukan pelayaran dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April 2026.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut enam dari delapan kasus dugaan hantavirus yang terkait kapal tersebut telah terkonfirmasi.
WHO menilai risiko kesehatan masyarakat global masih rendah, tetapi jumlah kasus berpotensi bertambah mengingat masa inkubasi virus masih berlangsung.
Berikut daftar negara yang terdampak wabah hantavirus dari kapal pesiar MV Hondius:
1. Argentina
Argentina diduga menjadi titik awal penyebaran wabah karena kapal berangkat dari Ushuaia pada 1 April 2026. Pemerintah setempat melaporkan lonjakan kasus hantavirus sejak Juni 2025 dan kini menyelidiki kemungkinan penularan yang berkaitan dengan aktivitas wisata di wilayah tersebut.
2. Belanda
Belanda menjadi salah satu negara dengan dampak terbesar karena dua korban meninggal berasal dari negara tersebut. Sejumlah warga Belanda yang berada di kapal juga menjalani perawatan dan pemantauan kesehatan setelah diduga terpapar virus.
3. Inggris
Pemerintah Inggris mengisolasi dan memantau puluhan warganya yang dievakuasi dari kapal. Beberapa di antaranya menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.
4. Amerika Serikat
CDC memantau kemungkinan kasus di sedikitnya enam negara bagian setelah sejumlah penumpang asal AS kembali ke rumah masing-masing. Meski begitu, risiko bagi masyarakat umum masih dinilai rendah.
5. Denmark
Seorang warga Denmark yang ikut dalam pelayaran diminta menjalani isolasi mandiri sebagai langkah pencegahan meski tidak menunjukkan gejala.
6. Jerman
Salah satu korban meninggal dilaporkan berasal dari Jerman. Otoritas kesehatan setempat juga masih memeriksa warga lain yang sempat melakukan kontak erat.
7. Swiss
Swiss melaporkan satu pasien positif strain Andes virus dengan gejala ringan seperti demam dan batuk. Pasien tersebut kini dirawat dalam kondisi stabil.
8. Prancis
Pemerintah Prancis mengonfirmasi ada warganya yang sempat kontak dengan pasien positif hantavirus, tetapi belum menunjukkan gejala.
9. Singapura
Dua warga Singapura diisolasi dan dipantau setelah mengikuti pelayaran dari Ushuaia. Salah satunya mengalami gejala ringan berupa pilek.
10. Afrika Selatan
Afrika Selatan mengonfirmasi satu kasus positif pada perempuan Belanda yang meninggal setelah tiba di Johannesburg. Puluhan orang yang sempat kontak dengannya kini ditelusuri.
11. Spanyol
Kapal MV Hondius akhirnya berlabuh di Tenerife, Kepulauan Canary. Penumpang sehat dipulangkan, sementara warga Spanyol menjalani karantina di Madrid.
12. Filipina
Sebanyak 38 awak kapal berasal dari Filipina. Meski belum ditemukan kasus positif, pemerintah tetap memantau perkembangan situasi.
13. Cape Verde
Negara kepulauan di Afrika Barat ini sempat menolak kapal untuk berlabuh sehingga MV Hondius terdampar di lepas pantai selama beberapa hari.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI menyatakan hantavirus sebenarnya pernah terdeteksi di Indonesia. Namun, strain virus yang ditemukan berbeda dengan Andes virus yang terkait wabah di kapal MV Hondius. Mayoritas kasus di Indonesia disebabkan strain Seoul virus (SEOV) yang ditularkan melalui tikus rumah, sehingga hingga kini belum ada indikasi keterkaitan dengan wabah internasional tersebut.




