Sinergi Tiga Kementerian, Wamen Christina: Migran Aman Siap Masuk 80.298 Posbanhum Desa dan Kelurahan

jpnn.com
16 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mematangkan rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam upaya sinergi pelindungan pekerja migran Indonesia lewat pendekatan “Migran Aman” di pos bantuan hukum (Posbanhum) Kementerian Hukum, Senin (4/5/2026).

Selain Migran Aman, PKS itu juga akan mencakup penyebarluasan materi pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana kekerasan seksual, bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (KemenPPPA).

BACA JUGA: Kementerian P2MI Gagalkan 51 Calon Pekerja Migran Nonprosedural ke Malaysia

“Kami mematangkan rencana pembentukan PKS antara Kementerian P2MI, Kementerian Hukum, dan Kementerian PPPA sebagai langkah konkret untuk memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia,” ujar Christina usai pertemuan dengan Wamenkum, Prof. Edward Omar Sharif Hiariej dan Wamen PPPA, Veronica Tan.

Wamen Christina berharap, lewat kerja sama ini, materi terkait pencegahan kekerasan seksual, TPPO, serta perspektif gender akan disosialisasikan kepada aparat penegak hukum (APH) dan stakehokders terkait dan para pelatih (trainer), yang selanjutnya akan memperluas edukasi hingga ke tingkat akar rumput.

BACA JUGA: Wamen Christina Dorong Pemkot Banda Aceh Siapkan Tenaga Kerja Berbasis kebutuhan Pasar Global

“Ke depan, seluruh paralegal di 80.298 posbankum di desa dan kelurahan seluruh Indonesia diharapkan memiliki pemahaman yang kuat terkait pencegahan kekerasan seksual, TPPO, serta perspektif gender dalam kerangka Migran Aman,” ujar politikus Partai Golkar ini.

Kementerian P2MI, nantinya akan memasukkan materi “Migran Aman” untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana menjadi calon pekerja migran yang aman, terlindungi dan bebas dari masalah hukum sebelum pemberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.

BACA JUGA: Perkuat Suplai Pekerja Migran Terampil, Wamen Christina Tinjau 2 LPK dan Kampus Pariwisata di Yogyakarta

“Kami menargetkan penandatanganan PKS dilakukan pada 18 Mei 2026, dengan peluncuran program secara nasional, bertepatan dengan peringatan Hari Anak,” tambah Christina Aryani.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sebelum Susun Tuntutan, Oditur Militer Ingin Cek Langsung Kondisi Andrie Yunus di RSCM
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Kemenhaj Klaim Angka Kematian Jemaah Turun Signifikan
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Dikritik, MPR RI sampai Minta Maaf Gegara Sikap Juri yang Salahkan Jawaban Peserta
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Trump Ajak 17 CEO AS Kunjungi China, dari Elon Musk hingga Tim Cook
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 4 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.