JAKARTA, KOMPAS.TV- Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengatakan aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras yang dilakukan empat anggota BAIS TNI tidak ingin menerima kunjungan dari Oditur Militer II-07 Jakarta ataupun Institusi TNI.
TAUD menegaskan Andrie Yunus konsisten menolak kasus penyiraman air keras yang dilakukan empat orang aggota BAIS TNI diproses hukum melalui Peradilan Militer.
“Ya, tadi sudah disampaikan juga oleh Bang Novel (Novel Baswedan) dan kami juga sudah berkomunikasi dengan Andrie Yunus, dan Andrie Yunus sejak awal konsisten, sampai dengan saat ini, menolak segala proses dalam peradilan militer dan menolak dibesuk oleh siapapun yang berasal dari institusi TNI,” kata anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi Airlangga Julio sebagaimana laporan jurnalis KompasTV Claudia Carla, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Ketua DPR Tanggapi Pembahasan RUU Pemilu: Semua Parpol Sudah Lakukan Pembicaraan
Di samping itu, kata Airlangga, hingga hari ini, Selasa, Andrie Yunus belum menerima surat panggilan secara fisik.
“Secara formil rekan-rekan, sampai saat ini, kami maupun Andri Yunus sendiri, belum menerima surat panggilan secara fisik, yang seharusnya dalam konstruksi hukum acara, itu diberikan secara patut dengan jangka waktu yang cukup. Yang ada auditor militer hanya mengirim surat permohonan ke LPSK,” ujar Airlangga.
Menurutnya, kondisi ini mengindikasikan bahwa memang sejak awal proses peradilan militer itu tidak berpihak pada korban.
“Mereka tidak mengerti cara penegakan hukum yang patut, dan adil, dan berpihak pada korban. Ya, kembali ya kepada kesediaan korban dan klien kami, yaitu Andrie Yunus. Kami akan sampaikan Andrie Yunus tidak berkenan untuk bertemu,” tegas Airlangga.
Baca Juga: Puan Maharani Minta Pemerintah Hadir Lebih Cepat Lindungi Masyarakat dari Hantavirus
“Lalu kalau korban tidak berkenan sebagai pasien, yang memaksa masuk itu jadinya auditor militer, bukan kami yang menghadang ya.”
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- andrie yunus
- andrie yunus tolak dibesuk
- tni
- penyiraman air keras
- anggota bais tni
- oditurat militer





