JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kesehatan memastikan jenis hantavirus yang ditemukan dalam wabah di kapal pesiar MV Hondius berbeda dengan virus hanta yang selama ini terdeteksi di Indonesia.
Virus pada kasus kapal pesiar tersebut diketahui merupakan tipe HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome) yang banyak ditemukan di wilayah Amerika Selatan dan belum pernah dilaporkan di Indonesia.
“Virus tipe HPS disebut banyak ditemukan di Amerika Selatan dan belum pernah dilaporkan di Indonesia,” ujar Andi Saguni, PLT Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes dalam keterangannya yang dikutip dari program Kompas Siang di KompasTV, Selasa (12/5/2025).
Sementara itu, kasus hantavirus yang pernah ditemukan di Indonesia merupakan tipe HFRS (Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome) yang sudah teridentifikasi sejak 1991.
Baca Juga: Ketua DPR Sebut Isi Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sensitive: Harus Diantisipasi secara Baik
Kemenkes Sebut Belum Ada Temuan HPS di Indonesia
Adi Saguni menegaskan hingga saat ini Indonesia belum pernah melaporkan kasus hantavirus tipe HPS.
“Data yang ada di Indonesia itu adalah tipenya HFRS, sekali lagi berbeda dengan tipe yang terjadi di kapal pesiar Hondius,” katanya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data pemantauan sejak 2024 hingga Mei 2026, terdapat total 23 kasus hantavirus di Indonesia dengan tipe HFRS.
Kasus tersebut tersebar dalam beberapa periode laporan, namun belum ditemukan adanya virus Andes atau tipe HPS yang menjadi sumber wabah di kapal pesiar MV Hondius.
Kemenkes Siapkan 198 Rumah Sakit Pengampuan
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- hanta virus
- virus hanta
- mv hondius
- wabah virus
- kemenkes ri
- hantavirus indonesia




