4 Oditur Militer Hendak Jenguk Andrie Yunus di RSCM, tapi Ditolak

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat personel Oditur Militer II-07 Jakarta ditolak saat hendak menjenguk Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Keempat oditur tersebut adalah Letkol Chk Muhammad Iswadi, Mayor Chk Wasinton Marpaung, Letkol Chk Upen Jaya Supena, dan Kapten Chk Citra Dewi Manurung.

Mereka tidak dapat bertemu dengan Andrie karena belum mendapat izin dari tim dokter maupun kuasa hukum yang bersangkutan.

Baca juga: Peneror Pembakaran di Matraman Jaktim Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul

"Siang hari ini, secara dari sisi kemanusiaan, kami ingin membesuk atau menengok saudara Andrie Yunus yang menjadi korban dari para terdakwa," ujar Letkol Chk Muhammad Iswadi saat dijumpai di RSCM.

"Namun saudara Andrie Yunus baru selesai melaksanakan operasi dan hari ini pasca operasi masih dalam proses penyembuhan, sehingga memang betul tidak bisa dikunjungi," sambungnya.

Keempat oditur kemudian ditemui oleh tim dokter, manajemen RSCM, serta Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) selaku kuasa hukum Andrie Yunus.

Berdasarkan penjelasan dokter, kondisi Andrie masih dalam tahap pemulihan sehingga kunjungan dinilai berisiko terhadap proses penyembuhan.

"Dan di sebelah kanan, bahu sebelah kanan itu tidak boleh bergerak. Tadi informasi dari manajemen rumah sakit, ini harus posisi statis. Kalau bergerak sedikit, nanti operasinya akan gagal. Jadi kami, kami memahami situasi dari saudara Andre Yunus," jelasnya.

Usai kunjungan tersebut, keempat oditur akan menyusun laporan untuk disampaikan kepada atasan mereka.

Laporan itu akan menjadi bahan pembahasan lanjutan, termasuk kemungkinan menghadirkan dokter yang menangani Andrie dalam persidangan peradilan militer.

"Kalau memang nanti kami diperintahkan untuk bertemu dokter, nanti kami akan menemui dokter untuk menanyakan kondisi terakhir saudara Andre Yunus sebelum kami membuat tuntutan," jelas Iswadi.

Baca juga: Pengamat Nilai WFH Tiap Jumat Belum Signifikan Hemat Energi, Masih Solusi Jangka Pendek

Berdasarkan pantauan Kompas.com, keempat oditur tiba di Gedung Kencana RSCM pukul 09.50 WIB. Mereka menunggu di lobi sebelum diizinkan masuk ke area dalam pukul 10.15 WIB.

Mereka kemudian meninggalkan RSCM pukul 11.03 WIB dan sempat memberikan keterangan kepada media.

Sementara itu, anggota TAUD Airlangga Julio menyebut Andrie Yunus memang tidak bersedia dikunjungi oleh pihak Oditur Militer.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Tidak bersedia untuk dikunjungi oleh siapa pun yang berasal dari institusi TNI," ujar Airlangga saat ditemui secara terpisah di RSCM pada Selasa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tersangka Kekerasan Seksual Anak di Palembang Ditangkap, Korban Masih Trauma
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Damkar Pakai Robot Antisipasi Asap Beracun Kebakaran Gudang di Jakbar
• 23 jam laludetik.com
thumb
Top 3 News: Penampakan Gudang Penadah 1.494 Motor Hasil Kejahatan, Siap Kirim ke Luar Negeri
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
BGN Beri Deadline 2 Minggu: SPPG Wajib Tingkatkan Cakupan Gizi Ibu dan Balita atau Hadapi Suspend
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.