Donald Trump Kunjungi China di Tengah Ketegangan Konflik di Iran

okezone.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melakukan kunjungan kenegaraan ke China dari tanggal 13 hingga 15 Mei atas undangan Presiden Xi Jinping, demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri di Beijing pada Senin (11/5/2026). Kunjungan pertama Presiden AS ke China dalam sembilan tahun ini terjadi di tengah ketegangan bilateral terkait sejumlah isu, termasuk perdagangan dan keamanan.

Waktu kunjungan ini juga bertepatan dengan gencatan senjata AS-Iran yang genting dan blokade ganda Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga energi dan membebani pertumbuhan ekonomi global. Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu (13/5/2026) malam untuk apa yang digambarkannya sebagai "kunjungan yang sangat bermakna secara simbolis". Pemimpin AS akan menghadiri upacara penyambutan dan pertemuan bilateral dengan Xi pada Kamis (14/5/2026), diikuti dengan kunjungan ke Kuil Surga dan jamuan makan kenegaraan.

Isu Iran dan Taiwan

Trump dan Xi Jinping diperkirakan akan membahas sejumlah isu termasuk perang di Iran, Taiwan, kecerdasan buatan (AI), dan senjata nuklir. Keduanya juga akan membahas mengenai perpanjangan kesepakatan terkait mineral penting, menurut pejabat AS.

Baca Juga :
RI–China Perkuat Kerja Sama Inovasi Industri di BRICS

Kunjungan Trump ini terjadi di tengah gencatan senjata konflik Amerika Serikat dengan Iran, yang memiliki hubungan dekat dengan China. Trump diperkirakan akan berusaha mendesak China untuk mendorong Iran membuat kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri konflik.

Sementara itu, Xi kemungkinan akan mengangkat isu mengenai Taiwan, yang terus mendapat dukungan, bahkan pasokan senjata dari AS. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah China sendiri.

Para pejabat mengatakan bahwa AS dan China juga diperkirakan akan menyepakati forum untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi bersama, sementara China diperkirakan akan mengumumkan pembelian terkait pesawat Boeing, pertanian, dan energi Amerika.

Baca Juga :
Trump Sebut Gencatan Senjata Iran Kritis, Petimbangkan Lanjutkan Proyek Kebebasan

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Jemput Paksa dan Tahan Bos Nikel Tersangka Penyuap Ketua Ombudsman
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Batu Ruby Berkualitas Tinggi Seberat 2,2 Kg Ditemukan di Myanmar, Diperkirakan Bernilai Jutaan Dolar AS
• 16 jam laluerabaru.net
thumb
DOOH Resmi Divestasi Seluruh Saham Triuslive
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Mariano Peralta Sedang Gacor Bersama Borneo FC, Tapi Bisakah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Benarkah Sepatu Mahal Menentukan Performa Lari? Ini Kata teman kumparan
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.