Mandiri Jogja Marathon 2026 Dorong Kolaborasi dengan Masyarakat Lokal

wartaekonomi.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Mandiri menyelenggarakan Mandiri Jogja Marathon 2026 (MJM 2026) pada 21 Juni 2026 mendatang. Dalam MJM 2026, Bank Mandiri melibatkan masyarakat dan dan pemangku kepentingan melalui rangkaian sosialisasi perizinan rute di sepanjang jalur lomba.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan untuk memastikan pelaksanaan MJM 2026 berjalan optimal sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan Road to MJM 2026, Bank Mandiri tidak hanya memastikan kesiapan pelaksanaan acara berjalan lancar, tetapi juga mempertegas komitmen perseroan dalam menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. 

Inisiatif menggandeng masyarakat di sepanjang jalur Mandiri Jogja Marathon sendiri telah dilakukan secara konsisten dalam setiap tahunnya sebagai bagian dari upaya membangun keterlibatan dan rasa memiliki masyarakat terhadap perhelatan tersebut.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) Bank Mandiri Region VII/Jawa 2, Iwan Tri Imawan, mengatakan pendekatan kolaboratif dengan masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan MJM 2026.

“Mandiri Jogja Marathon telah menjadi momentum bagi kami membangun sinergi bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Karena itu, sejak awal kami aktif melakukan sosialisasi sekaligus menghadirkan program-program sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sepanjang rute lari,” ujar Iwan dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Sosialisasi pelaksanaan MJM 2026 dilakukan di sejumlah wilayah yang menjadi bagian dari rute lomba, meliputi Kabupaten Sleman dan Kabupaten Klaten. Di Kabupaten Sleman, kegiatan menjangkau wilayah Cangkringan, Ngemplak, Kalasan, hingga Prambanan Sleman. Sementara di Kabupaten Klaten, sosialisasi dilakukan di wilayah Prambanan Klaten.

Baca Juga: Bank Mandiri Proyeksikan IHSG Tembus ke Level 9.050 pada Akhir 2026

Baca Juga: Wujudkan Generasi Unggul, Bank Mandiri Bagikan Ribuan Paket Buku

Adapun desa dan kelurahan yang menjadi bagian dari sosialisasi tersebut antara lain Wukirsari, Argomulyo, Wedomartani, Widodomartani, Umbulmartani, Bimomartani, Tamanmartani, Tirtomartani, Selomartani, Purwomartani, Bokoharjo, Bugisan, Kokosan, dan Tlogo.

Sejalan dengan kegiatan sosialisasi tersebut, Bank Mandiri juga menggulirkan berbagai program TJSL melalui inisiatif Mandiri Sahabat Desa dan Mandiri Bakti Kesehatan. Program tersebut difokuskan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat budaya di Yogyakarta.

Melalui Mandiri Sahabat Desa, perseroan akan melaksanakan beragam kegiatan sosial dan ekonomi di 28 desa sepanjang rute MJM 2026 dan kawasan Prambanan. Program yang dijalankan meliputi perbaikan jalan desa, pembuatan batas desa, aksi bersih lingkungan, hingga penyaluran 2.800 paket sembako melalui program Mandiri Berbagi.

Bank Mandiri juga secara konsisten menghadirkan bantuan sosial dan kegiatan sosialisasi di setiap penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon sebagai bentuk komitmen mengajak masyarakat setempat menjadi bagian dari perhelatan MJM. Langkah ini dilakukan agar dampak ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan marathon dapat dirasakan lebih luas oleh ekosistem sekitar lokasi MJM, sekaligus memperkuat positioning MJM bukan hanya sebagai ajang olahraga, melainkan ekosistem kolaboratif yang tumbuh bersama komunitas, budaya, dan ekonomi lokal.

Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga menghadirkan program literasi keuangan digital dan perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM desa melalui UMKM Festival guna mendorong peningkatan kapasitas usaha masyarakat serta memperluas inklusi keuangan di wilayah pedesaan.

Baca Juga: Ekspansi Armada, PT PAR Gandeng Mandiri Utama Finance, Bank IBK, dan BNI Multifinance

Selain menyasar masyarakat desa, Bank Mandiri kembali menghadirkan Mandiri Bakti Kesehatan yang ditujukan bagi para abdi dalem di Puro Pakualaman, Puralaya Imogiri, dan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Program tersebut meliputi layanan Mini General Check Up (Mini GCU) bagi ribuan abdi dalem serta khitanan massal bagi anak-anak di sekitar Prambanan dan keluarga abdi dalem.

“Kami ingin memastikan Mandiri Jogja Marathon tidak hanya meninggalkan pengalaman berkesan bagi para pelari, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan komunitas lokal secara berkelanjutan,” pungkas Iwan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertalite Sulit Dicari, ESDM Jelaskan Perubahan Layanan di SPBU Pertamina
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Akuisisi Tuntas, Rama Indonesia Jadi Pengendali Baru DPUM
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Hari Ini KPK Panggil Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Cak Imin Diminta Presiden Prabowo, Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Prabowo Beli 4 Ekor Sapi untuk Iduladha di Sulbar
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.