KOMPAS.TV – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menuai sorotan setelah adanya penilaian berbeda untuk substansi jawaban yang sama.
Dalam unggahan video di media sosial, dewan juri menyalahkan dan mengurangi poin nilai salah satu peserta yang menjawab pertanyaan.
Namun, dewan juri membenarkan dan memberikan poin pada peserta lain dengan jawaban yang sama.
Latar Belakang LCC Empat Pilar MPR RI
Mengutip dokumen Terms of Reference (ToR) Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2025 dari laman MPR RI, Selasa (12/5/2026), lomba tersebut merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA tentang empat pilar kebangsaan.
Baca Juga: Klarifikasi dan Permintaan Maaf MPR RI Terkait LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat
Keempat pilar tersebut terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara; dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa serta Ketetapan MPRS/MPR.
“Empat pilar ini adalah landasan utama dalam menjaga keutuhan dan keberlanjutan bangsa Indonesia,” demikian tertulis dalam ToR tersebut.
Baca Juga: Buntut Penilaian LCC Empat Pilar di Kalbar, Sekretariat Jenderal MPR RI non-aktifkan Juri dan MC
Untuk tahun 2025, format lomba mengalami perubahan signifikan dengan adanya babak final yang akan mempertandingkan sekolah-sekolah perwakilan dari setiap provinsi di tingkat nasional.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- lomba cerdas cermat
- lcc empat pilar
- mpr ri
- cerdas cermat empat pilar





