Grid.ID – Psikolog Lita Gading kembali melontarkan pernyataan pedas usai menjalani pemeriksaan di kepolisian terkait laporan yang dilayangkan musisi sekaligus anggota DPR terpilih, Ahmad Dhani. Tak tanggung-tanggung, Lita memberikan "skakmat" keras kepada pentolan Dewa 19 tersebut mengenai posisinya sebagai pejabat negara.
Lita Gading menegaskan bahwa sebagai sosok yang kini duduk di kursi wakil rakyat, Ahmad Dhani seharusnya memiliki mental yang kuat dalam menghadapi kritik publik, bukan justru reaktif dan melaporkan kritikan ke jalur hukum.
"Dalam satu sisi dia sebagai artis, pejabat juga, harus siap dikritik dong! Kalau nggak mau dikritik ya jangan tampil di media dan jangan jadi pejabat publik. Udah jadi artis saja selesai," tegas Lita Gading di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).
Sentil Kinerja dan Pajak Rakyat
Lita Gading yang juga merupakan Doktor Psikologi ini pun mempertanyakan komitmen sang musisi dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Ia menyinggung soal intensitas Ahmad Dhani yang masih sering terlihat aktif di panggung musik dibandingkan menjalankan fungsinya untuk rakyat.
"Rakyat itu bayar pajak lho. Bayar pajak untuk siapa? Untuk mereka? Untuk gajinya mereka? Rela nggak kita mengeluarkan pajak tapi kerjanya cuma nyanyi terus, konser melulu? Terus kerja untuk rakyatnya apa?" sindir Lita.
Menurut Lita, sebagai pasangan suami-istri yang sama-sama duduk di Senayan (DPR), Ahmad Dhani dan Mulan Jameela harusnya lebih peka terhadap kepentingan rakyat yang terintimidasi, termasuk dalam isu kesehatan mental dan perlindungan anak yang selama ini ia edukasikan.
Lita meyakini bahwa konten yang ia unggah di media sosial bukanlah bentuk perundungan (bullying), melainkan edukasi profesional sesuai kompetensinya. Ia merasa laporan polisi ini hanyalah upaya untuk membungkam suaranya yang selama ini kritis terhadap para pejabat.
"Ini artinya pembungkaman lho. Kita tidak boleh memberikan edukasi ke publik terus dia yang terus menang? Nggak bisa kayak gitu," tambahnya.
Keberanian Lita ini disinyalir berkaitan dengan keberhasilannya baru-baru ini dalam memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penghapusan dana pensiun seumur hidup bagi anggota DPR. Ia merasa ada "serangan balik" setelah dirinya berhasil memangkas hak istimewa para wakil rakyat tersebut.
Meski harus berhadapan dengan nama besar sekelas Ahmad Dhani, Lita Gading mengaku tidak kapok. Ia memastikan akan tetap aktif di media sosial untuk memberikan edukasi psikologi dan mengawal kepentingan masyarakat luas.
"Ngapain saya kapok? Saya profesional. Justru saya ingin meluruskan bahwa apa yang dilakukan dia (mengungkit masa lalu) tidak baik untuk kesehatan mental anaknya. Pikirin dong, jangan cuma emosi sendiri," pungkasnya.(*)
Artikel Asli




