Jurus Polytron Geber Penjualan Motor Listrik, Populasi Nyaris 50.000 Unit

bisnis.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Hartono Istana Teknologi atau Polytron, yang berada di bawah naungan Grup Djarum, membeberkan sejumlah strategi untuk memperkuat penetrasi pasar motor listrik di Indonesia.

Head of Group Product EV 2W Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan, di tengah tren peningkatan adopsi kendaraan listrik nasional, penjualan motor listrik Polytron pada kuartal I/2026 tercatat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Ilman, pertumbuhan tersebut turut memperkuat posisi Polytron di pasar motor listrik domestik, dengan jumlah pengguna yang kini mendekati 50.000 unit di berbagai wilayah Indonesia.

“Pertumbuhan penjualan sebesar dua kali lipat dan pencapaian hampir 50.000 pengguna merupakan data konkret bahwa masyarakat sudah bergerak dari fase coba-coba menuju adopsi kendaraan listrik secara konsisten," ujar Ilman dikutip Selasa (12/5/2026).

Dia menjelaskan, selain menawarkan teknologi kendaraan listrik, peningkatan penjualan lini Polytron Fox Series juga ditopang fleksibilitas skema pembelian yang diberikan kepada konsumen.

Melalui skema tersebut, konsumen dapat memilih pembelian kendaraan secara penuh berikut baterai atau menggunakan sistem sewa baterai. Opsi sewa dinilai mampu menekan biaya awal pembelian sekaligus memberikan manfaat tambahan berupa layanan perawatan serta penggantian baterai selama masa sewa berlangsung.

Baca Juga

  • Ini Jurus Polytron Genjot Penjualan Motor Listrik Tanpa Subsidi Pemerintah
  • Polytron Luncurkan Motor Listrik Fox 350, Harga Mulai Rp15,5 Juta
  • Polytron Grup Djarum Tak Ingin Terjebak Perang Harga Mobil Listrik

Selain menghadirkan skema kepemilikan yang lebih fleksibel, Polytron juga memberikan subsidi langsung untuk pembelian sejumlah model motor listriknya.

Adapun, subsidi sebesar Rp7 juta diberikan untuk pembelian Fox R dan Fox 200. Sementara itu, model Fox 350 memperoleh subsidi Rp6,5 juta, sedangkan Fox 500 mendapatkan potongan harga sebesar Rp5 juta.

Di sisi lain, pasar motor listrik nasional juga diperkirakan semakin bergairah setelah pemerintah menyiapkan insentif pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), baik mobil maupun sepeda motor listrik, yang direncanakan mulai berlaku pada Juni 2026.

Pemerintah menyiapkan skema subsidi motor listrik dengan kuota awal sebanyak 100.000 unit kendaraan. Adapun bantuan yang akan diberikan diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta per unit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Berencana Lakukan Tax Amnesty Lagi
• 12 jam laludisway.id
thumb
Bima Arya Bongkar Kunci Bertahan Hadapi Tekanan Politik
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR, Disdik Kalbar Sebut Ada Gangguan Speaker
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dilaporkan 40 Ormas, Ade Armando: Berarti Pak JK Tak Pernah Merasa Difitnah!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Urgensi Perlindungan Perempuan Pembela HAM
• 23 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.