Oditur Militer Jenguk Andrie Yunus: Ibarat Perang, Saya Perlu Senjata

liputan6.com
13 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Tim Oditur Militer II-07 batal menemui korban kasus penyiraman air keras Andrie Yunus saat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat pada Selasa (12/5/2026).

Total, ada empat oditur yang tiba di RSCM yakni Letkol Chk Mohammad Iswadi, Letkol Chk Upen Jaya Supena, Mayor Chk Washington Marpaung, dan Kapten Chk Citra Dewi Manurung.

Advertisement

BACA JUGA: Oditur Militer Buka Peluang Periksa Dokter Andrie Yunus

Perwakilan tim Oditur perkara air keras, Letkol CHK Mohammad Iswadi, mengatakan pihaknya datang dengan maksud menyampaikan empati kepada korban.

"Secara dari sisi kemanusiaan, kami ingin membesuk atau mengunjungi saudara Andre Yunus yang menjadi korban dari para terdakwa," kata Iswadi saat ditemui di lokasi.

Iswandi menyatakan pihaknya hanya bisa bertemu manajemen rumah sakit. Manajemen menjelaskan bahwa Andrie tidak dapat menerima kunjungan karena masih dalam tahap pemulihan usai operasi.

“Tadi informasi dari manajemen rumah sakit, ini (Andrie Yunus) harus posisi statis. Kalau bergerak sedikit, nanti operasinya akan gagal,” ujar Iswandi.

Di sisi lain, menurut Iswandi kondisi Andrie Yunus sebagai korban penyiraman air keras menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyusunan tuntutan terhadap para terdakwa.

Menurut Iswandi, pihak Oditur Militer masih membutuhkan keterangan korban maupun dokter yang menangani Andrie untuk memperkuat konstruksi tuntutan di persidangan.

“Jadi ibarat saya kalau berperang, saya ini perlu senjata, perlu amunisi. Nah, senjata dan amunisi itu dapat dari mana? Ya dari keterangan korban dan keterangan dari saksi ahli, yakni dokter,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Pemuda Terduga Pelaku Teror Pembakaran di Jaktim
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Minibus Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting Listrik
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Pemprov Maluku Perjuangkan 391 Rumah untuk Korban Konflik dan Bencana di Empat Desa
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Diduga Emosi akibat Konflik Keluarga, Pria di Tangsel Gali Makam Ibunya
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.