Purbaya Rapat Dadakan di Lobby Kemenkeu, Siapkan Skenario Jaga Rupiah

cnbcindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita
Foto: Purbaya menggelar rapat dadakan di lobby Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar rapat dadakan dengan jajaran pejabat Kementerian Keuangan di lobi Gedung Djuanda I Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Pejabat yang hadir di antaranya Sekertaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Suminto, Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti, hingga Plh Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Ferry Ardiyanto.


Baca: Purbaya Siap Jelaskan Pelemahan Rupiah ke DPR

Seusai rapat yang berlangsung sekitar satu jam sore ini, Purbaya mengatakan, rapat dadakan itu dilakukan untuk mempersiapkan langkah pemerintah dalam memanfaatkan skema dana stabilisasi obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF).

"Kira-kira terkait itu," ungkap Purbaya.

Ia belum mau mengungkapkan strategi yang dijalankan pemerintah melalui BSF untuk membantu BI mengelola tekanan yang tengah dialami kurs rupiah terhadap dolar AS. Sebagaimana diketahui, kurs hari ini sempat tertekan ke level terburuk sepanjang sejarah, yakni Rp 17.500/US$.

"Strateginya masih rahasia, kalau dikasih tau nanti musuh tahu," tegasnya.

Meski begitu, ia memastikan, skema BSF akan digunakan pemerintah dalam mengelola tekanan terhadap kurs rupiah dengan cara intervensi pemerintah di pasar obligasi demi menjaga tingkat imbal hasil atau yield yang kompetitif.

Baca: Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490

Cara menjaga yield ini ialah dengan memanfaatkan dana BSF yang dikumpulkan untuk membeli SBN atau surat utang yang dilepas asing. Kebijakan ini tidak perlu berkoordinasi dengan BI ataupun OJK dalam forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan pada tahap awal rencananya mengandalkan kas negara.

"Kita akan coba melihat apakah kita bisa membantu stabilitas di pasar bond nanti pelan-pelan ke pasar nilai tukar juga," papar Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya telah menegaskan bahwa Kemenkeu akan mulai membantu Bank Indonesia untuk mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, esok hari.

"Kita akan mulai membantu besok," kata Purbaya di kantornya, saat merespons nilai kurs yang terbang ke level Rp 17.500/US$.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pemerintah Aktifkan Lagi Dana Stabilitas Obligasi untuk Rupiah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sergio Ramos Akan Jadi Pemilik Baru Sevilla dalam Akuisisi Senilai Rp9 Triliun
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
94 Psikolog Dikerahkan untuk Pulihkan Korban Daycare Little Aresha
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sosok Dyastasita Widya Budi: Juri Cerdas Cermat MPR, Pernah Dipanggil KPK
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung Jemput Paksa dan Tahan Bos Nikel Tersangka Penyuap Ketua Ombudsman
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Pembangunan Fisik Rampung, 1.061 Koperasi Desa Merah Putih Segera Beroperasi di Jateng dan Jatim
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.