Franky Kurniawan Menangi Kompetisi Batik Persahabatan Indonesia-Polandia yang Digelar Kedubes Polandia

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Warga asal Jember, Jawa Timur, Franky Kurniawan menjadi pemenang kompetisi batik persahabatan Indonesia-Polandia yang diselenggarakan Kedutaan Besar Polandia di Jakarta dan hasil karyanya akan dipamerkan dalam resepsi Hari Nasional Polandia pada Selasa, 12 Mei 2026.

Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

“Selamat kepada para pemenang, finalis, dan seluruh peserta yang telah membagikan kreativitas mereka,” ungkap Barbara Szymanowska.

Kompetisi batik yang diluncurkan pada Maret 2026 itu berhasil menarik lebih dari 180 karya dari seniman berbagai daerah di Indonesia.

Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri internasional dari Indonesia dan Polandia.

Dari hasil penilaian tersebut, terpilih enam finalis dengan karya yang dinilai paling mencerminkan semangat persahabatan, kerja sama, dan pertukaran budaya Indonesia-Polandia.

Polandia Memiliki Tradisi Batik Sejak 1920-an

Barbara Szymanowska mengatakan banyak masyarakat terkejut mengetahui bahwa Polandia juga memiliki tradisi batik yang berkembang sejak hampir satu abad lalu.

“Sejak tahun 1920-an, para seniman dan bengkel kerja di Polandia mulai bereksperimen dengan teknik yang terinspirasi dari batik Indonesia,” katanya.

Ia menjelaskan hingga kini sejumlah pusat budaya di Polandia masih menyediakan lokakarya batik bagi masyarakat yang ingin mempelajari kerajinan tersebut dan membuat desain sendiri.

Salah satu lokakarya batik paling terkenal di Polandia berada di Kota Słupsk.

Lokakarya batik di Słupsk tersebut pernah dikunjungi Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan resmi ke Polandia pada Juni 2025.

Barbara Szymanowska menyebut batik berkembang pesat di Polandia karena masyarakat setempat telah akrab dengan tradisi menghias telur Paskah pisanki dan kraszanki.

Tradisi menghias telur tersebut menggunakan teknik yang mirip dengan teknik perintang lilin dalam proses pembuatan batik.

“Karena teknik seni tersebut sudah dikenal masyarakat Polandia, ketertarikan terhadap batik berkembang dengan cepat,” ujar Barbara Szymanowska.

Karya Pemenang Dipamerkan pada Hari Nasional Polandia

Karya batik pemenang kompetisi akan dipamerkan dalam resepsi Hari Nasional Polandia di Jakarta melalui kerja sama dengan Rumah Batik Palbatu.

Rumah Batik Palbatu merupakan organisasi yang menggabungkan edukasi batik dengan program pemberdayaan sosial bagi penyandang disabilitas, penyintas kanker, dan masyarakat umum.

Saat ini, lokakarya batik juga menjadi sangat populer di kalangan wisatawan Polandia yang berkunjung ke Indonesia, terutama di Yogyakarta.

Artikel dokumentasi kegiatan turut menampilkan Presiden Prabowo Subianto saat berjabat tangan dengan Barbara Szymanowska usai menerima surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta, pada 7 November 2025.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MPR Minta Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Dipertandingkan Ulang
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Siloam Tutup RUPS Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Detik-detik Kebakaran Pergudangan Miami Jakbar: Terdengar 5 Kali Ledakan
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 20 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Budaya Korupsi Mengakar di Tubuh Polri, Cukupkah dengan Reformasi Kultural?
• 18 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.