Staf Ahli TP PKK Pantau Intervensi Program Imunisasi Zero Dose di Lampung

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Yane Ardian Bima Arya memantau mobilisasi dan monitoring intervensi imunisasi zero dose di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi TP PKK Pusat dan TP PKK daerah dalam menangani anak zero dose, yakni anak yang belum pernah menerima satu pun dosis imunisasi dasar rutin.

Dalam kunjungannya, Yane mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK yang menargetkan capaian intervensi hingga 100 persen dalam waktu satu setengah bulan.

"Saya cukup bahagia ketika mendengar begitu komitmen Ibu Gubernur beserta dengan rekan-rekan yang dalam waktu satu setengah bulan targetnya 100 persen. Bismillah ya aman ya, bisa, insyaallah kita doain. Tapi sudah mencapai di atas 90 saja, 90 persen itu sudah sangat luar biasa," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Hadapi Tantangan Global, Wamendagri Tekankan Pentingnya Kolaborasi Daerah

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada Acara Ramah Tamah Agenda Kunjungan PKK di Provinsi Lampung, di Rumah Dinas Gubernur Mahan Agung, Senin (11/5/2026).

Yane menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi program zero dose agar tidak ada lagi anak yang belum memperoleh imunisasi.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan menggandeng TP PKK turun langsung ke masyarakat, khususnya di wilayah dengan angka zero dose yang masih tinggi, guna memberikan intervensi dan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, peran TP PKK penting dalam mendukung upaya pemerintah menekan berbagai persoalan sosial, termasuk peningkatan kesehatan anak. Hal itu didukung oleh keberadaan kader TP PKK yang aktif hingga tingkat akar rumput.

Baca juga: Ketua KPK Bicara Masa Depan Tanpa Korupsi: Dimulai dari Ruang Kelas

"Nah, inilah peran PKK yang sangat strategis dengan 10 program pokoknya yang bisa membantu pemerintah untuk menurunkan angka-angka fenomena sosial tersebut. Saya sangat mengapresiasi ketua Tim Penggerak PKK di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Ia menambahkan, kader-kader TP PKK berkontribusi penting dalam mendukung berbagai program pemerintah. Karena itu, pembinaan dan edukasi perlu terus dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga dasawisma agar intervensi yang dilakukan dapat menjangkau masyarakat secara luas.

"Dengan kita turun ke Provinsi Lampung, nanti dari provinsi melakukan edukasi terus ke kota, kabupaten, lalu ke kecamatan, kelurahannya, sampai ke dasawisma. Tujuan kita untuk meningkatkan derajat kesehatan," pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Staf Ahli Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Marlina La Ode Ahmad, Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizal, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Lampung.




(akd/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Syifa Hadju Kena Sindir Gegara Pakai Baju Seksi, Ahmad Dhani Pasang Badan Bela sang Menantu, Salahkan Sosok Ini!
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Maluku dan Kementerian PU Perkuat Sinergi Infrastruktur Air untuk Tangani Abrasi hingga Dukung Swasembada Pangan
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Infografis Kasus Hantavirus di Indonesia
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Persib Terancam Usai Borneo FC Menang Vs Bali United! PSM Jadi Penentu Nasib Perebutan Gelar, Begini Hitung-hitungannya
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Pengelola KEK Kura Kura Bali Angkat Bicara Soal Penyegelan oleh KKP
• 12 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.