JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah kasus penadahan sepeda motor ilegal di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ramai diberitakan dan menjadi perbincangan di media sosial, sejumlah orang mulai mendatangi gudang tempat ribuan kendaraan itu disita, Selasa (12/5/2026).
Mereka diduga datang untuk mencari informasi terkait sepeda motor yang pernah hilang atau dicuri.
Seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, Nurdin (bukan nama sebenarnya), mengatakan sedikitnya tiga orang mendatanginya pada hari itu untuk menanyakan keberadaan gudang tersebut.
Baca juga: Gudang Motor Ilegal Jaksel Berkamuflase seperti Gudang Biasa, Warga Bahkan Pernah Titip Kendaraan
“Iya jadi ditanyain, ‘Ini yang viral ada ribuan motor itu kan? Saya nyari motor saya yang dicuri,’ terus saya suruh tanya langsung ke sekuriti,” ungkap Nurdin kepada Kompas.com di lokasi, Selasa.
Menurut Nurdin, setelah itu orang-orang tersebut mendatangi gudang yang kini tertutup pagar seng dan mencoba meminta keterangan kepada petugas keamanan.
Namun, mereka tidak diperkenankan masuk ke area gudang.
“Enggak bisa masuk lagi sekarang,” kata Nurdin.
Pantauan Kompas.com di lokasi, beberapa pengendara juga terlihat berhenti sejenak di depan gudang di Jalan Kemandoran VIII tersebut.
Baca juga: 4 Tahun Beroperasi Diam-diam, Gudang 1.494 Motor Ilegal di Jaksel Ternyata Minim Dicurigai Warga
Salah seorang pengendara sempat mengeluarkan telepon genggamnya dan merekam area gudang.
“Ini yang viral itu ya?” tanya pengendara tersebut.
Setelah beberapa saat memandangi pagar tinggi yang menutupi bangunan, dia lalu pergi.
Warga lain, Santi (bukan nama sebenarnya), mengaku turut terkejut setelah mengetahui gudang yang pernah dia masuki itu ternyata menjadi lokasi penampungan motor hasil tindak pidana.
Menurut dia, sepeda motor di dalam gudang tidak tampak seperti barang curian karena sebagian besar terlihat baru.
“Makanya saya kaget pas diberitainnya curanmor. Yang saya lihat masih pada baru, ada yang dibungkusin juga malah,” kata Santi saat ditemui terpisah.
Baca juga: Ponsel Dirampas, Bocah SD di Jaktim Kejar dan Bergelantungan di Motor Jambret