50 Motor Lawan Arah dalam Lima Menit di Ring Road Cengkareng, gara-gara Malas Putar Balik

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan pengendara sepeda motor terpantau nekat melawan arus dari Jalan Kamal Raya menuju ke Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hanya dalam waktu lima menit pada jam sibuk, lebih dari 50 motor terekam menantang maut demi memangkas waktu perjalanan menuju arah Cengkareng.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa (12/5/2026) sore sekitar pukul 17.40 WIB, arus lalu lintas di kawasan tersebut tampak semrawut.

Baca juga: Banyak Pengendara Lawan Arus di Ring Road Cengkareng, Sebabkan Lalin Semrawut dan Macet

Mereka berbondong-bondong menuju area putaran balik pintu air Cengkareng yang berada di depan Ruko 1000, Kompleks Perumahan KFT.

Tindakan berbahaya ini dilakukan karena para pemotor malas menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer untuk memutar balik di tempat seharusnya di kawasan Jalan Syeikh Junaid Al Batawi, dekat pintu masuk tol menuju Bandara Soetta.

Alshad (25), salah seorang pengguna jalan mengakui dirinya kerap ikut melawan arus karena alasan terburu-buru dan ingin menghindari kemacetan di area sekitar putar balik resmi.

Baca juga: Lawan Arus One Way, Mahasiswi Depok Tewas Terserempet Truk di Puncak Bogor

"Jujur emang pernah beberapa kali sih (lawan arus), enggak selalu tiap lewat situ, tapi biasanya kadang kalau lagi buru-buru atau ngejar waktu. Jadi biar enggak lama kan kalau mesti muter lewat Kayu Besar situ," ungkap Alshad saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa.

Bagi Alshad dan para pelanggar lainnya, memotong jalan dengan melawan arus jauh lebih menghemat waktu dibandingkan harus mengikuti aturan lalu lintas yang rawan titik kemacetan.

"Emang berasa banget sih lebih cepatnya, misalnya ke Kayu Besar-nya 5 menit, balik sampai putaran baliknya lagi itu kadang macet, bisa 10 menit sendiri. Udah 15 menit tuh berarti kenanya, padahal dari keluar Tegal Alur sini tuh dekat banget udah kelihatan putaran baliknya," ucapnya.

Baca juga: Pengendara Masih Nekat Lawan Arus di DI Panjaitan, Polisi Gandeng Dishub dan Satpol PP

Saat disinggung mengenai adanya jalan alternatif memutar melalui area perumahan KFT tanpa harus melanggar aturan, Alwan mengaku sama sekali tidak tahu karena ketiadaan rambu petunjuk arah.

"Kadang tuh malas karena emang ya jauh aja gitu. Jujur enggak tahu juga (ada rute alternatif), tahunya ya antara lawan arus apa muternya jauh gitu. Karena bukan orang asli sini, tapi sering lewat sini. Apalagi itu lewat dalam-dalam kan, kita enggak ngerti," ujar dia.

Ia pun menuntut adanya solusi dari pemerintah maupun pihak kepolisian agar adanya jalan tengah bagi penegakan aturan maupun kepentingan pengendara.

Baca juga: Masih Banyak Lawan Arus di Jatinegara, Polisi Turunkan ETLE Handheld

Menurut dia, harus ada perbaikan agar pengendara bisa memiliki akses yang mudah tanpa harus terjebak macet dan jarak yang jauh, tetapi juga tidak melanggar lalu lintas.

Pasalnya, ia menyadari aksi melawan arah juga menimbulkan kemacetan, mengganggu lalu lintas, dan membahayakan pengendara lain.

"Harusnya ya kalau menurut saya ditambahin aja titik putar baliknya yang lebih dekat atau dikasih gimana caranya gitu biar ada solusinya, atau dikasih rambu penunjuk arah buat lewat mana biar enggak lawan arah," ucap Alshad.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Calya Lawan Arus di Gunung Sahari Serempet Perempuan, Mobil Berakhir Diamuk Massa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Belum Menyerah! Harun Masiku hingga Kini Masih Diburu
• 6 jam laludetik.com
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 539, Hari Ini Selasa 12 Mei 2026: Rahasia Angelica Terbongkar, Aqeela Kabur Lagi
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tenang, SE Mendikdasmen Mempercepat Honorer jadi PNS atau PPPK
• 28 menit lalujpnn.com
thumb
Commons Worship Siap Gelar What A Beautiful Name Tour di Jakarta 5 Agustus
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
IndoBuildTech Bandung 2026 Resmi Digelar, Dorong Inovasi Industri Bangunan dan Arsitektur
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.