Bos Danantara Soal Akuisisi Eramet di Weda Bay Nickel: Kita Terbuka!

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: CEO Danantara Rosan P. Roeslani. (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani buka suara mengenai rencana akusisi saham Eramet Indonesia di PT Weda Bay Nickel (WBN). Menurutnya, saat ini masih dalam tahapan diskusi.

"Kita sih pada dasarnya terbuka atas diskusi kemudian pembicaraan mengenai investasi yang ada di Indonesia dan kita kan Danantara ini bisa menjadi strong local partner juga. Kita terbuka kok, kita diskusi juga dengan Eramet," kata Rosan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (12/5/2026).


Mengutip MySteel, Danantara dikabarkan sedang melakukan pembicaraan untuk membeli seluruh atau sebagian dari 38,7% saham Eramet di PT Weda Bay Nickel.

Baca: Kuota Bijih Nikel Weda Bay Habis di Mei 2026, Ini Kata ESDM

Menurut sumber, negoisasi dalam tahap awal. Namun sebagai bagian dari kesepakatan Danantara disebut mungkin akan berpartisipasi dalam penerbitan saham baru (right issue) Eramet senilai 500 Juta Euro yang direncanakan tahun ini.

Eramet belum memberikan komentar mengenai hal ini.

Sebelumnya, Eramet telah menangguhkan pembayaran dividen dan berencana untuk mengumpulkan 500 juta Euro atau setara dengan Rp 10,27 triliun, untuk memperbaiki posisi keuangannya.

Sementara itu, Eramet mengumumkan pada 23 April bahwa karena pemotongan tajam sebesar 71% oleh pemerintah Indonesia terhadap kuota produksi RKAB 2026, produksi di PT Weda Bay Nickel akan dihentikan sementara mulai Mei 2026, karena kuota hampir habis.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Danantara Incar Tanah Berjarak 400 Meter Dari Masjidil Haram

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daniel Klein Resmi Tinggalkan Augsburg, Persib Bandung Siap Jadi Penyelamat Karier Kiper Berdarah Indonesia Ini?
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Pramono Dampingi Gibran Tinjau Proyek MRT Harmoni, Progres Sudah Capai 92 Persen
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Bos Aramco Prediksi Krisis Pasar Minyak Global Bisa Terjadi hingga 2027, Meskipun Selat Hormuz Dibuka
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Raih Penghargaan PaDi UMKM 2025, Holding Perkebunan Perkuat Kolaborasi dengan Pelaku Usaha
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun untuk Kasus Tersangka Eks Walkot Maidi
• 21 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.