Cak Imin Minta Tambahan Anggaran Rp1 Triliun ke Prabowo, Untuk Apa?

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat mulai dari penguatan UMKM, perluasan perlindungan sosial hingga pengentasan kemiskinan nasional.

Hal itu disampaikan Cak Imin usai menghadap Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Selasa, 12 Mei 2026. 

Baca Juga :
Tegas! Mensos Coret 11.000 Penerima Bansos Gegara Terlibat Judi Online
Cak Imin: Penerima Bansos Main Judi Online Langsung Dicoret!

“Bapak Presiden akan terus memberikan perhatian serius kepada UMKM dan ekonomi kreatif kita. Semua program-program yang sudah dicanangkan dan dijalankan oleh Kemenko beserta kementerian-kementerian itu akan terus dilanjutkan," kata Cak Imin kepada wartawan.

"Terutama untuk UMKM, akan mendorong dan terus meminta, memerintahkan kepada jajaran kementerian dan lembaga agar terus memfasilitasi UMKM kita untuk tumbuh dan mendapatkan fasilitas,” lanjutnya.

Cak Imin menyebut pemerintah juga akan terus mendorong kementerian, lembaga, dan BUMN untuk memfasilitasi pertumbuhan UMKM, termasuk dengan memanfaatkan aset dan ruang yang belum optimal digunakan sebagai tempat pemasaran, display produk, maupun festival UMKM. 

Guna mewujudkan hal tersebut, Cak Imin pun meminta tambahan anggaran kepada Presiden Prabowo sebesar Rp1 triliun. 

“Tahun ini akan ditambahi anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan tidak kurang dari Rp1 triliun dan insyaAllah akan terus ditambah untuk kegiatan-kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita. Selain terus menggerakkan kredit yang dipermudah dan terutama kredit usaha kecil dan menengah, Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ungkap dia.

Dalam bidang perlindungan sosial, Cak Imin menyampaikan bahwa alokasi APBN untuk program perlindungan sosial saat ini telah mencapai Rp508,2 triliun. 

“Hari ini APBN kita sudah sampai angka 508,2 triliun yang baik itu bersifat bantuan sosial tunai maupun berupa PKH maupun yang bersifat bantuan iuran untuk jaminan kesehatan nasional kita. Dalam konteks ini, subsidi energi diarahkan supaya lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menjelaskan bahwa pemerintah juga terus mengintegrasikan data penerima manfaat agar lebih tepat sasaran serta memastikan penyaluran bantuan sosial dilakukan secara akurat melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Baca Juga :
Lewat Surat, Kerry Riza Harap Prabowo Bantunya Dapatkan Keadilan
Pemerintah Target Kemiskinan Ekstrem 0 Persen di Tahun 2026
Harta Kekayaan Prabowo Periode 2025 Capai Rp2,066 Triliun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiri Perayaan 100 Tahun Ducati di Bali, Ini Komentar Paolo Ciabatti
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Jean-Paul van Gastel Segera Perpanjang Kontrak di PSIM: Tinggal Rampungkan Detail Akhir
• 12 jam lalubola.com
thumb
Segini Harta Kekayaan Indri Wahyuni Juri LCC 4 Pilar MPR RI Viral Usai Picu Kontroversi Penilaian
• 18 jam laludisway.id
thumb
Terekam CCTV! Bocah 11 Tahun Jadi Korban Jambret | BERITA UTAMA
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Beroperasi sejak 2022 tanpa Izin RW
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.