VIVA – Nama Indri Wahyuni masih menjadi sorotan publik setelah polemik dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI viral di media sosial. Tidak hanya soal kontroversi penilaian peserta, kini perhatian warganet juga tertuju pada laporan harta kekayaan pejabat MPR RI tersebut.
- YouTube MPRGOID
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dikutip VIVA Rabu , 13 Mei 2026, Indri Wahyuni tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp3,98 miliar setelah dikurangi utang. Laporan tersebut disampaikan pada 27 Maret 2026 dan langsung ramai diperbincangkan publik setelah namanya viral di internet.
Indri Wahyuni sendiri diketahui merupakan pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI dan sempat menjadi salah satu juri dalam ajang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat. Namanya ramai dibahas usai keputusan juri terkait jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dianggap kontroversial oleh netizen.
Kekayaan Didominasi Tanah dan Bangunan
Dalam laporan LHKPN tersebut, sebagian besar kekayaan Indri Wahyuni berasal dari aset tanah dan bangunan yang berada di Palembang, Sumatera Selatan. Selain properti, ia juga memiliki harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas dengan nilai cukup besar.
Menariknya, publik justru menyoroti satu hal yang dianggap tidak biasa dalam laporan tersebut. Meski memiliki total kekayaan miliaran rupiah, tidak tercatat adanya kepemilikan kendaraan pribadi maupun surat berharga atas nama Indri Wahyuni.
Hal ini memicu berbagai komentar dari netizen di media sosial. Banyak yang penasaran bagaimana seorang pejabat dengan total aset hampir Rp4 miliar tidak memiliki kendaraan yang tercatat dalam laporan kekayaannya.
Dijuluki “Mrs Artikulasi” oleh Netizen
Sorotan terhadap Indri Wahyuni bermula dari viralnya video final LCC Empat Pilar MPR RI. Dalam video tersebut, peserta dianggap memberikan jawaban benar, namun dinilai kurang jelas dalam artikulasi sehingga jawaban dinyatakan salah.
Polemik itu membuat nama Indri Wahyuni ramai dibahas dan bahkan dijuluki “Mrs Artikulasi” oleh netizen. Kritik terhadap proses penilaian lomba pun terus bermunculan di berbagai platform media sosial.
Di tengah kontroversi tersebut, publik kemudian mulai mencari informasi mengenai profil, jabatan, hingga laporan kekayaan Indri Wahyuni. Hal inilah yang membuat data LHKPN miliknya ikut menjadi perhatian luas.





