WHO Konfirmasi 11 Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi 11 kasus hantavirus pada penumpang dan awak kapal pesiar Belanda MV Hondius yang terdampak wabah. Sembilan di antaranya dikonfirmasi sebagai strain Andes.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Selasa 12 Mei 2026.

Baca Juga :
Puan Ingatkan Hantavirus Tak Dianggap Remeh: Jangan Sampai Meluas Seperti Covid
Antisipasi Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Penumpang Pesawat dari 4 Negara Ini

WHO menerima laporan wabah hantavirus mematikan di kapal tersebut saat mendekati Cabo Verde awal Mei, yang memicu kekhawatiran internasional.

Para penumpang kemudian turun di Tenerife, Spanyol, akhir pekan lalu.

“Sejauh ini, ada 11 kasus dilaporkan, termasuk tiga kematian. Semua kasus berasal dari penumpang atau awak kapal. Sembilan di antaranya terkonfirmasi sebagai virus Andes, sementara dua lainnya kemungkinan besar,” kata Tedros dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

Ia menegaskan seluruh kasus suspek maupun terkonfirmasi telah diisolasi dan berada di bawah pengawasan medis ketat, sehingga risiko penularan lebih lanjut dapat diminimalkan.

“Rekomendasi WHO adalah mereka harus dipantau secara aktif di fasilitas karantina tertentu atau di rumah selama 42 hari sejak paparan terakhir, yakni 10 Mei, sehingga berakhir pada 21 Juni,” ujar Tedros.

WHO juga menekankan bahwa siapa pun yang menunjukkan gejala harus segera diisolasi.

Negara-negara tujuan repatriasi penumpang kini bertanggung jawab memantau kondisi kesehatan mereka.

WHO meminta negara-negara tersebut melaporkan secara sistematis perkembangan kesehatan penumpang dan awak sesuai regulasi kesehatan internasional. (Ant)

Baca Juga :
UE: Risiko Hantavirus di Eropa Masih Rendah
Ketua DPR RI: Sosialisasi Hantavirus Harus Sentuh Akar Rumput
Prancis Konfirmasi Kasus Hantavirus dari Penumpang Kapal Pesiar, Kondisinya Memburuk

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng BYD, Asuransi Digital (YOII) Pasang Target Pertumbuhan Pendapatan hingga 150 Persen
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Wakil Panglima TNI Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Bojonegoro
• 9 jam laluberitajatim.com
thumb
KERAS! Komisi II DPR RI Minta Juri LCC Empat Pilar MPR 2026 Diblacklist, Akui Anda Salah dan Minta Maaf!
• 16 jam laludisway.id
thumb
Indonesia dan Etiopia tegaskan komitmen perkuat kemitraan strategis
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Muhaimin Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada Akhir 2026
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.