Indonesia dan Etiopia tegaskan komitmen perkuat kemitraan strategis

antaranews.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan Etiopia menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis sebagai sesama negara global south melalui penyelenggaraan Pertemuan ke-2 Forum Konsultasi Bilateral (FKB) Indonesia-Etiopia di Jakarta.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, melalui pernyataannya di Jakarta, Selasa, mengatakan penguatan komitmen itu dilakukan dengan pertemuan yang berlangsung pada Kamis (7/5) lalu, dipimpin oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Santo Darmosumarto dan Direktur Jenderal Timur Tengah, Asia, dan Pasifik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Etiopia Dewano Kedir.

"Di tengah lanskap global yang kian kompleks, yang menuntut diplomasi tangguh dan kemitraan lebih luas, kemitraan dengan Etiopia sebagai pusat pertumbuhan dan gerbang masuk ke Afrika Timur menjadi sangat strategis," kata Santon Darmosumarto.

Selama 65 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan Etiopia telah membangun persahabatan erat yang kini berkembang menjadi kemitraan yang berorientasi hasil.

Baca juga: Penerbangan India siaga usai erupsi gunung berapi di Etiopia

Perdagangan bilateral kedua negara juga mencatat tren positif dengan mencapai 138,6 juta dolar AS sekitar (Rp2,4 triliun) pada tahun 2025 atau meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun 2024.

Selain itu, saat ini, lima perusahaan Indonesia telah beroperasi atau dalam proses berinvestasi di Etiopia.

Selanjutnya, kedua pihak sepakat menjadikan perdagangan dan investasi sebagai salah satu fokus utama, termasuk menjajaki pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) dan Bilateral Investment Treaty (BIT) guna memperluas akses pasar dan mendorong outbound investment Indonesia ke Etiopia.

Untuk mendukung aktivitas ekonomi dan people-to-people contact, kedua negara juga membahas penguatan konektivitas, termasuk perluasan implementasi Bilateral Air Service Agreement (BASA) di Ethiopian Airlines.

Baca juga: Siprus, Etiopia, dan Argentina dalam rangkaian kerja sama budaya RI

Di sektor pertanian, Indonesia dan Etiopia sepakat mendorong kerja sama pada komoditas prioritas, seperti, kelapa sawit, kopi, cengkeh, kedelai, dan gandum, serta berbagai program peningkatan kapasitas di bidang peternakan dan ketahanan pangan.

Sementara itu, di bidang politik, kedua negara menekankan pentingnya peningkatan kunjungan tingkat tinggi dan penguatan mekanisme dialog reguler, termasuk pemanfaatan FKB sebagai forum strategis untuk membahas isu-isu prioritas dan mengevaluasi tindak lanjut kerja sama.

Pada ranah sosial budaya dan pembangunan, Indonesia dan Etiopia sepakat memperdalam kerja sama pendidikan tinggi, kesehatan, pariwisata, dan kerja sama pembangunan.

Baca juga: PM Etiopia mundur untuk perlancar reformasi politik

Sementara itu, Dewano Kedir menekankan pentingnya memperkuat tindak lanjut hasil pertemuan dan menyambut baik rencana penyelenggaraan Pertemuan ke-3 Forum Konsultasi Bilateral di Etiopia.

"Etiopia sangat menghargai hubungan persahabatan dengan Indonesia dan melihat Forum ini sebagai wadah untuk memperluas kerja sama di bidang prioritas," kata Dewano.

Pertemuan itu ditutup dengan penandatanganan agreed minutes yang menjadi panduan implementasi kerja sama bilateral selanjutnya, termasuk komitmen berbagai inisiatif kerja sama di sektor prioritas.

Baca juga: Etiopia kunjungi BRIN pelajari teknologi Pengujian Nondestruktif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Usulkan Tambahan Anggaran UMKM dan Ekraf Kurang dari Rp1 Triliun pada 2026
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Video Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral 6 Menit Jadi Sorotan, Netizen Ramai-ramai Cari Link dan Pemeran Aslinya
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Apa Penyebab Rupiah Anjlok ke Rp17.500 per USD?
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Kualitas Udara di Jakarta Pagi Ini Urutan Keempat Terburuk Dunia
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Perkuat Pengawasan, BPJPH-Barantin Teken MoU Sinergi Jaminan Produk Halal
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.