jpnn.com, JAKARTA - Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) kolaborasi nasional dan internasional di SMKN 47 Jakarta Selatan.
Kegiatan bertema “Pemberdayaan Melalui Media Sosial: Dari Konsumen menjadi Kontributor” ini melibatkan dosen Fikom UMB serta akademisi dari Universiti Sains Islam Malaysia Muhammad Raqib Mohd Sofian.
BACA JUGA: Social Volunteering UMB 2026 Perkuat Literasi Kewirausahaan Siswa SMA Jatiluhur
Dekan Fikom UMB, Prof. Dr. Ahmad Mulyana menjelaskan transformasi pengguna media sosial dari sekadar konsumen menjadi kontributor positif umumnya berawal dari rasa ingin tahu.
Menurutnya, pengguna awalnya hanya menikmati konten, lalu mulai berinteraksi melalui komentar atau berbagi ulang konten yang dianggap bermanfaat.
BACA JUGA: Rizki Briandana Resmi Bergelar Profesor Bidang Media dan Komunikasi UMB, Berikut Pidato Pengukuhannya
“Interaksi sederhana tersebut menjadi pintu masuk dalam membangun identitas digital. Setiap respons mencerminkan nilai dan citra diri di mata komunitas,” ujarnya.
Dia menambahkan keterlibatan pengguna kemudian berkembang menjadi dorongan untukmenciptakan konten orisinal, baik berupa pengalaman, pengetahuan, maupun karya kreatif.
BACA JUGA: 1.300 Siswa Terbaik dari Seluruh Indonesia Ikuti Babak Final KOSSMI 2026
Konten yang dihasilkan dengan niat baik, kata dia, dapat memberikan inspirasi sekaligus edukasi, sehingga membentuk reputasi positif di ruang digital.
"Pada tahap lanjut, kontribusi ini tidak lagi bersifat individual, melainkan menjadi bagiandari kolaborasi yang lebih luas, seperti mendukung gerakan sosial atau menciptakan ruang diskusi yang aman,” lanjutnya.
Sementara itu, Muhammad Raqib Mohd Sofian menyoroti fenomena monetisasi dalam media sosial saat ini.
Dia menyebut algoritma platform digital dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna sekaligus membuka peluang keuntungan finansial dari konten yang dihasilkan.
“Motivasi untuk berbagi kini bertemu dengan pengakuan sosial dan potensi ekonomi. Pengguna mulai melihat kehadiran mereka di media sosial bukan hanya untuk menerima, tetapi juga memberi nilai,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dosen FIKOM UMB. Dr. Afdal Makkuraga Putra menekankan munculnya konsep prosumer, yakni pengguna yang sekaligus menjadi produsen dan konsumen informasi.
Menurutnya, fenomena ini menunjukkan kaburnya batas antara konsumsi dan produksi konten di era digital.
“Setiap individu kini tidak hanya menjadi penerima pesan, tetapi juga pencipta narasi di ruang media sosial,” ungkapnya.
Kegiatan Abdimas ini diikuti oleh 12 dosen Ilmu Komunikasi UMB, di antaranya Prof. Dr. Rizki Briandana, Prof. Dr. Nur Kholisoh, Prof. Dr. Nurhayani Saragih, Dr. Heri Budianto, Dr. Rahman, Dr. Enjang Pera Irawan, Dr. Farid Hamid, Dr. Leila Mona Ganiem, Dr. Henni Gusfa, dan Dr. Achmad Jamil.
Melalui kegiatan ini, Fikom UMB berharap siswa tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu berkontribusi secara positif dan produktif di ruang digital.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




