Lumajang, tvOnenews.com - Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang batal menunaikan ibadah haji tahun 2026 cukup banyak.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lumajang, total ada sebanyak 298 CJH yang menunda keberangkatan.
Kepala Kantor Kemenhaj Lumajang Umar Hasan mengatakan, keterbatasan biaya menjadi salah satu penyebab banyak jemaah batal berangkat.
Menurutnya, ada 292 orang yang menunda keberangkatan karena tidak dapat membayar biaya pelunasan haji.
“Tahun ini banyak jemaah yang belum bisa pelunasan. Kami sudah melaporkan ke Kanwil Kemenag Jawa Timur, itu ada 292 yang menyatakan tunda, tidak bisa pelunasan,” ucap Hasan, Selasa (12/5/2026).
Selain itu, pembatalan juga terjadi karena para jemaah mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga persoalan keluarga. Terdapat pula calon jemaah yang dinyatakan meninggal dunia sebelum keberangkatan.
“Untuk selain terkendala biaya, ini ada 6 orang gagal berangkat baik karena kesehatan, masalah keluarga, ada satu yang meninggal dunia,” tambahnya.
Secara otomatis, kuota dari 298 jemaah yang batal berangkat itu akan diisi oleh jemaah cadangan yang tersedia sesuai nomor urut di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Para jemaah yang batal berangkat nantinya akan dimasukkan kembali menjadi calon jemaah yang akan berangkat pada musim haji tahun berikutnya.
“Jadi untuk cadangan jamaah juga sudah ada penggantinya sesuai sistem. Tentu tidak bisa diambil langsung dari Lumajang, biasanya diambil dari kabupaten lain,” ungkap Hasan.
Sebagai informasi, tahun ini ada sebanyak 1.256 jemaah haji yang tergabung dalam empat kloter dan akan diberangkatkan pada Sabtu (16/5).
Sebelumnya, para jemaah asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, baru saja selesai mengikuti prosesi pelepasan di Pendopo Arya Wiraraja hari ini. (wso/gol)




