Perbedaan Bank Sampah Unit dan Induk hingga Cara Cek Lokasinya di Jakarta

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta tengah menggencarkan gerakan memilah sampah. Seiring kebijakan tersebut, masyarakat juga perlu mengenal sistem bank sampah yang tersedia di Jakarta.

Dalam sistem e-Bank Sampah Jakarta, terdapat dua jenis bank sampah yang kerap ditemukan, yakni Bank Sampah Unit (BSU) dan Bank Sampah Induk (BSI). Keduanya memiliki fungsi berbeda dalam pengelolaan sampah masyarakat. Berikut penjelasannya.

Apa Itu Bank Sampah di Jakarta?

Merujuk Buku Panduan e-Bank Sampah Jakarta dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov DKI Jakarta, bank sampah merupakan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan prinsip 3R atau reduce, reuse, recycle. Sampah yang sudah dipilah kemudian dikumpulkan dan ditimbang untuk menghasilkan nilai ekonomis.

Melalui sistem e-Bank Sampah Jakarta, masyarakat dapat mencari lokasi bank sampah, mencatat transaksi setoran sampah, hingga memantau nilai hasil tabungan sampah secara digital. Sistem ini juga dibuat untuk mendukung pengurangan volume sampah yang dibuang ke TPA Bantargebang.

Baca juga: Jakarta Wajibkan Pilah Sampah, Ini 4 Jenis dan Pengolahannya!

Bedanya Bank Sampah Unit dan Induk

Merujuk panduan resmi e-Bank Sampah Jakarta, Bank Sampah Unit atau BSU merupakan bank sampah yang langsung menerima setoran sampah dari masyarakat atau nasabah. Dalam alur sistemnya, nasabah menabung sampah ke BSU, lalu BSU mencatat transaksi penimbangan dan penjualan sampah daur ulang.

BSU juga dapat menjual sampah daur ulang ke Bank Sampah Induk maupun offtaker. Pada sistem e-Bank Sampah, BSU memiliki menu data nasabah, aktivitas bank sampah, kategori harga sampah, hingga transaksi penimbangan nasabah.

Sementara itu, Bank Sampah Induk atau BSI berperan menampung hasil pengumpulan sampah dari BSU sebelum diteruskan ke offtaker atau pihak pengolah lanjutan. Dalam sistem e-Bank Sampah Jakarta, BSI memiliki data jaringan BSU, transaksi penjualan sampah, serta laporan pengelolaan sampah yang lebih luas.

Secara sederhana, BSU menjadi tempat masyarakat menyetor sampah secara langsung, sedangkan BSI berfungsi sebagai penghubung pengelolaan sampah dalam skala lebih besar.

Cara Cek Lokasi Bank Sampah di Jakarta

Adapun informasi lokasi BSU dan BSI yang tersedia di Jakarta dapat dicek secara online melalui situs e-Bank Sampah Jakarta (banksampah.jakarta.go.id). Pada menu dashboard tersedia fitur "Lokasi" yang memuat peta titik bank sampah di seluruh wilayah Jakarta.

Pada halaman peta Bank Sampah Jakarta terdapat informasi, yaitu titik lokasi BSU yang ditandai warna hijau, sedangkan titik lokasi BSI ditandai warna merah. Masyarakat dapat mencari lokasi berdasarkan kota, kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.

Peta Lokasi Bank Sampah Jakarta (Foto: Tangkapan Layar Website e-Bank Sampah Jakarta)

Dengan mengenal perbedaan BSU dan BSI, masyarakat diharapkan lebih mudah mengikuti gerakan memilah sampah di Jakarta. Keberadaan bank sampah juga menjadi bagian penting dalam upaya pengurangan sampah dari sumbernya.




(wia/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MSCI Depak 18 Emiten dari Indeks, 3 Saham Prajogo BREN, TPIA dan CUAN Tersingkir
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
BPBD Jatim bentuk Destana di 38 kabupaten/kota
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Geram Urus Izin di RI Rumit: Negara Lain Cuma 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun?
• 5 menit laluviva.co.id
thumb
Bareskrim Tangkap Bendahara dan Perantara Bandar Narkoba Ishak di Kutai Barat
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pemprov DKI Godok Raperda Penyelenggaraan Pelindungan Perempuan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.