KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendorong para guru TK untuk menghadirkan suasana belajar yang nyaman, interaktif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Workshop Peringatan Hari Pendidikan Nasional bertema “Peningkatan Kompetensi Guru TK dalam Menciptakan Pembelajaran Joyful Learning” di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Kediri, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menilai guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan, sehingga peningkatan kompetensi guru menjadi hal yang sangat diperlukan, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini.
Baca juga: Nama Yakuza Identik Mafia, Tapi di Kediri Jadi Simbol Dakwah dan Kebersamaan
“Pembelajaran yang menyenangkan akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan peserta didik. Guru diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang kreatif, inovatif, dan efektif. Jangan sampai pembelajaran hanya berjalan satu arah karena hal itu membuat anak cepat bosan,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin dinamis karena anak-anak tumbuh di era digital dengan pola belajar dan pola komunikasi yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Anak-anak disebut lebih mudah terdistraksi gadget dan cepat kehilangan fokus saat belajar.
“Anak-anak sekarang lebih mudah terdistraksi oleh gadget dan cepat merasa bosan. Karena itu guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Guru bukan hanya mengajarkan membaca dan berhitung, tetapi juga membangun rasa percaya diri, membentuk karakter, serta menciptakan pengalaman belajar pertama yang menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.
Baca juga: Viral Larangan Fotokopi KTP-el, Dispendukcapil Kota Kediri: Tidak Benar
Vinanda Prameswati juga menekankan pentingnya membangun sekolah ramah anak dengan lingkungan belajar yang nyaman tanpa tekanan, namun tetap mampu memberikan stimulasi dan pembentukan karakter bagi peserta didik.
Ia menyebut investasi terbaik bagi sebuah kota bukan hanya pembangunan infrastruktur, melainkan pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui pendidikan PAUD dan TK.
Baca juga: Pemkot Kediri Latih 206 Pendidik Dampingi ABK, Fokus Deteksi Dini dan Pendekatan Empati
“Saya berharap Bapak Ibu Guru terus menjadi pribadi yang hangat, sabar, kreatif, dan adaptif menghadapi perkembangan zaman,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada guru inspiratif, yakni Dyah Mujiati, Rukiani, Kharir Suzana Nurhayati, dan Suprihatin.nia
Editor : Redaksi





