Idul Adha erat kaitannya dengan momentum kurban. Sebelum menyembelih hewan kurban pastikan ternak sudah memenuhi syarat yang berlaku.
Berdasarkan informasi dari Ditjen PKH Kementan RI, ini syarat hewan kurban yang perlu diketahui.
1. Cukup umur
- Sapi ≥ 2 tahun
- Kambing/domba ≥ 1 tahun (atau sudah poel)
2. Sehat dan tidak sakit
- Tidak lesu, nafsu makan baik
- Tidak ada tanda penyakit menular
3. Tidak cacat
- Tidak buta, pincang, atau sangat kurus
- Telinga dan ekor tidak rusak parah
4. Fisik baik
- Badan berisi (tidak kurus)
- Bulu bersih dan mata cerah
1. Sapi Unggulan
- Sapi Bali
- Bobot dewasa: 300-500 kg
- Karkas: ±50-55%
- Daging berkualitas & serat halus - Sapi Limousin
- Bobot dewasa: 600-1.000 kg
- Karkas: ±55-60%
- Daging sangat tebal dan padat - Sapi Simental
- Bobot dewasa: 600-900 kg
- Karkas: ±55-60%
- Pertumbuhan cepat & badan besar - Sapi PO (Peranakan Ongole)
- Bobot dewasa: 400-600 kg
- Karkas: ±45-50% - Sapi Brahman
- Bobot dewasa: 500-800 kg
- Karkas: ±50-55%
2. Kambing Unggulan
- Kambing Kacang
- Bobot dewasa: 25-35 kg
- Karkas (daging): ±40-45% - Kambing Etawa (PE)
- Bobot dewasa: 40-70 kg
- Karkas: ±45-50%
- Daging lebih banyak dari kambing lokal biasa - Kambing Boer
- Bobot dewasa: 70-100 kg
- Karkas: ±50-55%
- Produksi daging tinggi (premium) - Kambing Boerka
- Bobot dewasa: 35-60 kg
- Karkas: ±45-50% - Kambing Jawarandu
- Bobot dewasa: 35-50 kg
- Karkas: ±45%
3. Domba Unggulan
- Domba Garut
- Bobot dewasa: 60-90 kg
- Karkas: ±45-50%
- Daging tebal dan padat - Domba Ekor Tipis
- Bobot dewasa: 30-45 kg
- Karkas: ±40-45% - Domba Ekor Gemuk
- Bobot dewasa: 40-60 kg
- Karkas: ±45-50%
- Cadangan lemak tinggi (energi daging baik) - Domba Merino (Adaptasi Lokal)
- Bobot dewasa: 60-80 kg
- Karkas: ±45-50%
- Pertumbuhan cepat dan hasil daging lebih banyak - Domba Dorper (Adaptasi Lokal)
- Bobot dewasa: 60-90 kg
- Karkas: ±50%
- Daging tebal
Menurut Imam An-Nawawi, satu ekor kambing hanya sah untuk kurban satu orang, tidak bisa atas nama banyak orang. Namun, jika ada satu anggota keluarga yang berkurban, itu sudah cukup mewakili syiar Islam bagi seluruh keluarga, karena hukumnya adalah sunnah kifayah.
Ibnu Hajar Al-Haitami menjelaskan, seekor kambing kurban itu cukup untuk satu orang saja. Akan tetapi, pahala dari kurban tersebut bisa diniatkan untuk sekeluarga atau orang yang sudah meninggal.
Ibnu Rusid juga menambahkan bahwa kita boleh niatkan pahala kurban untuk keluarga dekat, orang yang kita tanggung nafkahnya, dan yang tinggal satu rumah dengan kita. Namun, para ulama sepakat bahwa satu kambing kurban hanya untuk satu orang saja, jadi tidak boleh beberapa orang berbagi satu kambing kurban.
*Sumber:
- Imam An-Nawawi, Majmu' Syarh al-Muhadzdzab, juz 8, hlm. 397
- Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid, hlm. 396
- Ibnu Hajar Al-Haitami, Muhtaj fi Syarhil Minhaj, juz. 4, hlm. 355
(kny/idn)





