AS dan China Sepakat Tolak Pungutan Tol di Selat Hormuz

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Amerika Serikat dan China sepakat menolak penerapan tarif tol bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pembicaraan telepon antara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada 30 April lalu.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Tommy Pigott mengatakan kedua negara sepakat jalur air internasional tidak boleh dikenakan pungutan oleh negara atau organisasi mana pun.

“Keduanya sepakat bahwa tidak ada negara atau organisasi yang diizinkan mengenakan biaya tol untuk melintasi jalur air internasional, seperti Selat Hormuz,” kata Pigott kepada Kantor Berita Kyodo, Selasa (12/5).

Pigott juga menyebut Washington dan Beijing sepakat membangun hubungan yang konstruktif dan stabil berdasarkan rasa saling menghormati dan timbal balik.

Konflik Iran Jadi Sorotan

Kesepakatan itu muncul saat Iran disebut masih membatasi jalur pelayaran utama minyak dan gas dari Timur Tengah.

Situasi tersebut membuat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran diperkirakan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan ini.

Trump disebut frustrasi karena belum ada kemajuan signifikan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Kondisi itu juga berdampak pada tingginya harga bahan bakar di Amerika Serikat.

China diketahui menjadi pembeli terbesar minyak mentah Iran dan memiliki hubungan ekonomi penting dengan Teheran.

Trump dan Xi Akan Gelar Pertemuan di Beijing

Trump dijadwalkan bertemu Xi Jinping pada Kamis (14/5) dan Jumat (15/5) di Beijing.

Dalam lawatan tersebut, Trump diperkirakan akan meminta Xi mendesak Iran agar mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio turut mendampingi kunjungan Trump bersama Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth.

Pertemuan kedua pemimpin negara itu juga diperkirakan membahas isu perdagangan dan stabilitas keamanan kawasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Bareskrim Ringkus 1.241 Pelaku Sindikat Uang Palsu
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Gibran Puas! Proyek MRT Hampir 60%, Siap Ngebut ke Harmoni 2027
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bansos BPNT Tahap Kedua Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dokter Ungkap Kebiasaan Merokok Jadi Pemicu Utama Risiko Kanker Mulut
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.