Menlu RI-Singapura Bertemu, Perkuat Kerja Sama Energi di Tengah Konflik Timur Tengah

kompas.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dan Singapura sepakat memperkuat kerja sama energi serta menegaskan kembali komitmen terhadap sentralitas dan persatuan ASEAN di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk Timur Tengah.

Hal ini menjadi pembahasan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri RI Sugiono dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

“Kami membahas perdagangan listrik lintas batas, serta pengembangan dan investasi energi yang kami harapkan dapat menjadi salah satu proyek listrik berkelanjutan yang besar,” kata Sugiono dalam keterangannya.

Baca juga: Menlu Singapura Puji Tim SAR yang Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono

Di pertemuan ini, kedua menlu juga menyampaikan perhatian terhadap situasi regional dan global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berdampak langsung terhadap ketahanan energi dan rantai pasok dunia.

“Kami memiliki pandangan yang sama terkait kekhawatiran terhadap situasi regional dan global, terutama kondisi di Timur Tengah yang secara langsung mempengaruhi ketahanan energi dan rantai pasok,” ujar Sugiono.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas penguatan kerja sama ekonomi, stabilitas kawasan, hingga pengembangan kolaborasi di berbagai sektor termasuk bidang agribisnis dan teknologi industri.

Sugiono menyatakan Indonesia dan Singapura menekankan pentingnya menjaga sentralitas dan persatuan ASEAN di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Kami menegaskan kembali komitmen bersama terhadap sentralitas dan persatuan ASEAN, terutama di tengah situasi yang penuh tantangan seperti saat ini,” ujarnya.

Baca juga: Menlu Minta 742 Pasukan Perdamaian yang ke Lebanon Kembali ke RI dengan Sehat

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan Indonesia memiliki potensi besar di sektor energi, termasuk energi surya, panas bumi, dan hidroelektrik.

Secara khusus, ia menyebut Indonesia sebagai kekuatan besar di sektor energi, mulai dari tenaga surya, panas bumi, hingga hidroelektrik.

Menurutnya, potensi besar tersebut dapat bersinergi dengan kekuatan Singapura di bidang teknologi dan pembiayaan infrastruktur.

Hal ini dinilainya dapat menguntungkan kedua negara.

“Kami percaya bahwa pembangunan ekonomi Indonesia dan potensi energi Indonesia yang melimpah akan melengkapi peran Singapura sebagai kekuatan regional di bidang teknologi dan pembiayaan infrastruktur. Ini akan menjadi bentuk sinergi yang sangat bermanfaat bagi kedua negara,” kata Vivian.

Baca juga: Kenapa Pemerintah Tetap Kirim Pasukan Perdamaian ke Lebanon Usai Peristiwa Gugurnya Prajurit TNI?

Tak hanya itu, Vivian pun menekankan pentingnya sentralitas ASEAN dalam merespons tantangan global, termasuk terganggunya rantai pasok akibat konflik dan perang di berbagai kawasan dunia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Di bidang energi, Vivian mencontohkan kolaborasi Indonesia, Singapura, dan negara-negara ASEAN lainnya dalam mewujudkan ASEAN Power Grid (APG), yakni inisiatif pembentukan jaringan listrik terintegrasi antarnegara anggota ASEAN.

Menurutnya, APG menjadi salah satu wujud konkret sentralitas ASEAN sekaligus sarana untuk mencapai target net zero emission melalui peningkatan kapasitas energi terbarukan di kawasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
News Terpopuler: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Laga Persib vs Persija, hingga Ponpes di Mesuji Dibakar Warga
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Main Game dan Merokok Saat Bahas Stunting, Anggota DPRD Jember Terancam Sanksi Etik dan Disiplin Partai
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Pakai Gelang Detektor Tahanan di Kaki, Nadiem Jalani Sidang Tuntutan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pengumuman MSCI Mei 2026: Ada 6 Saham RI yang Didepak dari Indeks Global
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
4 Penyebab Hewan Tidak Sah Dikurbankan, Cek Kriterianya
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.