Gus Ipul soal Penyalahgunaan Bansos Buat Judol Turun: Dimanfaatkan dengan Benar

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan terjadi penurunan drastis pada jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terindikasi menyalahgunakan bansos untuk judol.

Sebanyak 75 KPM diberhentikan dari penerima Bansos pada triwulan kedua 2026. Jumlah tersebut jauh menurun dari triwulan pertama 2026, dengan lebih dari 11 ribu KPM yang diberhentikan.

"Untuk Tahun 2026 ini ada 11 ribu lebih KPM yang kami coret di triwulan pertama, dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret," kata Gus Ipul di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Gus Ipul mengapresiasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang telah bekerja sama dalam memberikan informasi, sehingga bansos yang disalahgunakan untuk judol turun drastis.

“Sehingga kita bisa memberikan bantuan sosial kepada mereka yang lebih membutuhkan dan dimanfaatkan dengan benar,” ujarnya.

Kemensos juga akan terus berkoordinasi dan menyerahkan data terbaru yang telah dimutakhirkan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) kepada PPATK, untuk dilakukan pemadanan sekaligus koreksi jika masih ada KPM yang terlibat Judol.

Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan pemberhentian penerima Bansos yang terindikasi Judol saat ini sudah bersifat permanen.

“Kemarin yang tahun lalu masih kita beri sekali lagi kesempatan. Tidak semua juga, hanya yang tertentu setelah hasil ground check memang mereka sangat membutuhkan. Tetapi tentu kita beri pendampingan jangan sampai mengulang lagi,” tegasnya.

Gus Ipul menyampaikan rata-rata KPM yang terindikasi Judol berada pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Memang (ada) beberapa temuan gitu ya, yang dimanfaatkan oleh orang lain. Ada yang sengaja, kalau yang sengaja ya itu kita garis merah,” ungkapnya.

Kemensos akan terus mengawasi penyaluran Bansos di lapangan, sekaligus memberikan pendampingan lewat pendamping-pendamping sosial yang berada di daerah, bekerja sama dengan pemerintah daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI 1 Bertemu Dirjen Rosatom di Istana Bahas Nuklir Damai
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PLN Bersih-Bersih Eceng Gondok yang Menghampar di Waduk Saguling
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Geram! Pengasuh Diduga Lecehkan Santri, Massa Bakar Ponpes di Lampung | BERUT
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.