Zulhas Pastikan Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Ton Jagung Subsidi untuk Peternak Ayam

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah bergerak cepat menstabilkan harga pakan ternak dengan menyalurkan ratusan ribu ton jagung subsidi ke berbagai sentra peternak ayam petelur di Indonesia.

Zulkifli Hasan Menteri Koordinator Bidang Pangan mengatakan, kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah menerima laporan kerugian yang dialami peternak akibat tingginya harga pakan ternak, sementara harga jual telur di tingkat peternak justru mengalami penurunan.

“Harganya di peternak level peternak itu biasanya kan mereka terima Rp23.000, sekarang terimanya ada yang 20. Berarti kan rugi. Tetapi jagungnya naik pakannya. Harga pokok Makannya naik. Nah tadi sudah kita cepat bergerak,” ujar Zulhas di Pasar Palmerah, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Zulhas memastikan pemerintah bergerak cepat, memastikan bahan pangan ternak unggas bisa ditekan.

“Kenaikan harga pakan itu saya sudah telepon dulu Bulog agar segera dilepas cadangan jagungnya Bulog. Ratusan ribu itu tonnya ya. Dengan harga subsidi ke sentra-sentra peternak ayam petelur,” ucapnya.

Pemerintah berharap ke depan harga pakan ternak bisa stabil, dan peternak bisa menjalankan usahanya dengan maksimal.

“Sehingga kita harapkan harga jagungnya bisa stabil kembali. Sehingga peternak tidak membeli pakan yang mahal,” ujarnya.

Selain itu, untuk mengendalikan harga telur di pasar, Zulhas juga telah berkoordinasi dengan Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengendalikan penggunaan telur pada program makan bergizi gratis.

“Kemudian harganya ini agar, agar bisa sesuai HET telur, kita minta BGN. Karena kalau BGM 2 hari aja pakai telur, itu berarti kan 48 juta butir. Nah, jadi kalau saat kalau dalam seminggu dua kali, waduh itu bisa harga HET (berpengaruh). Jadi memang pemerintah harus jaga. HET itu konsumen tidak terlalu berat,” ujarnya.

Zulhas memastikan pemerintah akan menjaga pasokan dan harga telur di pasaran.

“Kalau terlalu murah peternaknya tutup, ya tentu konsumen senang harganya murah gitu. Tapi kita harus jaga, karena kalau peternaknya tutup kan soal waktu aja akan naik lagi,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Palmerah, Jakarta selama sidak, harga telur ayam ras diklaim murah, kisaran Rp27.000 per kilogram. Stok telur ayam ras juga masih tersedia. (lea/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wanita Indramayu Jadi Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenperin Genjot Transformasi Teknologi Industri Nasional Lewat Penghargaan Rintek 2026
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Usai Bunuh Rekan Kerja, Satpam di Surabaya Tetap Bekerja untuk Hilangkan Kecurigaan
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Nadiem Pakai Gelang Khusus Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Chromebook
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat Politik Soroti Peran Plt Ketua Golkar Sulsel di Tengah Ketidakjelasan Musda
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.