JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk menyinkronkan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah melalui penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran.
Cak Imin menyebut ada 88 kabupaten/kota yang menjadi prioritas percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.
BACA JUGA:Dilema Purbaya Sebut Konsumsi BBM Nasional Masih Tinggi: Dengan Harga Lebih Tinggi
"Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga konsisten menggunakan data tunggal sosial ekonomi agar seluruh bantuan dan program pemerintah tepat sasaran. Sebanyak 88 kabupaten/kota juga menjadi prioritas percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem," ujar Cak Imin di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 12 Mei 2026.
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, 88 kabupaten/kota akan menjadi fokus konsentrasi lintas kementerian dan lembaga.
Selain penguatan integrasi data bansos, pemerintah juga akan mengarahkan subsidi energi agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA:IBAM, Eks Konsultan Nadiem Divonis 4 Tahun Penjara Meski Tak Terima Duit Proyek Chromebook
Cak Imin optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai melalui sinergi antarkementerian dan lembaga serta penguatan program perlindungan sosial berbasis data yang akurat.
"Kita optimistis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0 persen," pungkasnya.





