Bisnis.com, MAKKAH — Sebanyak 146.622 jemaah haji Indonesia tercatat sudah terbang ke Arab Saudi, termasuk para jemaah haji khusus. Mayoritas jemaah haji Indonesia sudah berada di Makkah, bersiap untuk beribadah pada puncak haji.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maria Assegaff menjelaskan bahwa hingga Selasa (12/5/2026), sebanyak 146.622 jemaah yang tergabung dalam 379 kelompok terbang (kloter) sudah berangkat ke Tanah Suci.
Sebanyak 120.507 jemaah haji sudah tiba di Makkah, baik jemaah yang bergeser dari Madinah maupun yang mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah lalu langsung berangkat ke Makkah.
"Kedatangan jemaah melalui King Abdul Aziz International Airport Jeddah sebanyak 103 kloter dengan 39.388 jemaah dan 413 petugas," ujar Maria dalam konferensi pers pada Rabu (13/5/2026).
Maria juga menjelaskan terdapat 7.146 jemaah haji khusus yang tiba di Tanah Suci, baik yang terbang ke Madinah terlebih dahulu maupun langsung menuju Jeddah–Makkah.
"Kami juga memantau bagaimana kemudian keberangkatan jemaah haji khusus," ujar Maria.
Baca Juga
- Jemaah Haji Aceh Terima Wakaf 11,2 Juta Riyal dari Baitul Asyi, Masing-Masing Dapat 2.000 Riyal
- Jemaah Haji Bisa Lapor Masalah Lewat Aplikasi Kawal Haji, Keluhan Dipantau Real Time
Para jemaah haji yang tiba di Makkah sudah melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Kemenhaj mengimbau agar para jemaah haji menjaga kesehatan, fokuskan niat ibadah, dan persiapkan diri menuju puncak haji dengan sebaik-baiknya. Jemaah lansia dapat menjalankan ibadah wajib di tempat salat di dalam hotel, terutama pada siang hari, agar tidak kelelahan saat cuaca panas.
Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, serta jemaah yang memiliki penyakit penyerta atau berisiko tinggi, Kemenhaj mengingatkan agar selalu berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan, baik itu petugas kesehatan maupun juga petugas sektor.
"Jangan menunggu sampai kemudian kondisi memburuk. Segera laporkan jika ada kendala-kendala kesehatan yang dialami. Apabila badan mulai terasa lemah, kemudian pusing, sesak, demam, atau mengalami keluhan-keluhan lainnya, segera sampaikan kepada petugas terdekat," ujar Maria.





