Korea Selatan Tinjau Kontribusi Bertahap untuk Inisiatif AS di Selat Hormuz

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Seoul: Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu-back pada Rabu, 13 Mei 2026, mengatakan negaranya akan meninjau kemungkinan memberikan kontribusi bertahap terhadap inisiatif pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk memulihkan jalur pelayaran aman di Selat Hormuz.

Menurut laporan Yonhap News Agency yang dikutip Anadolu, Ahn mengatakan kepada wartawan bahwa Seoul telah memberi tahu pejabat AS bahwa Korea Selatan akan "berpartisipasi sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab" dan mempertimbangkan kontribusi bertahap terhadap keamanan maritim di jalur strategis tersebut.

Ia mengatakan langkah yang dipertimbangkan mencakup penyataan dukungan, pengerahan personel, berbagi informasi, hingga penyediaan aset militer, meski partisipasi militer langsung belum dibahas secara rinci.

Ahn juga mengatakan dirinya membahas isu aliansi yang lebih luas dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, termasuk pengalihan kendali operasional masa perang dan rencana Korea Selatan terkait kapal selam bertenaga nuklir.

Kedua pihak sepakat memulai konsultasi tingkat kerja mengenai keamanan maritim "secepat mungkin" di tengah ketegangan yang masih berlangsung akibat kebuntuan antara Amerika Serikat dan Iran. Jalur Energi Global Terganggu Lalu lintas di Selat Hormuz, salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia, terganggu sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari, yang secara tajam mengurangi aliran minyak mentah dari negara-negara Teluk ke pasar global, terutama Asia.

Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati selat tersebut setiap hari, sementara meningkatnya ketidakamanan turut mendorong kenaikan harga minyak serta biaya pengiriman dan asuransi.

Krisis saat ini berkaitan dengan perang AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dan memicu serangan balasan Teheran terhadap Israel serta sekutu Washington di kawasan Teluk, termasuk penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata selama dua pekan mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan permanen.

Baca juga:  Korea Selatan Akan Ikut Pertemuan Global soal Keamanan Selat Hormuz


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Grab Ajari UMKM Perempuan Hitung Margin Agar Tak Rugi di Era Jualan Online
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rute Penerbangan Jakarta-Kelantan Dibuka 16 Juni, Pramono: Jadi Destinasi Baru Warga DKI
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Pasar Uang di Tanah Air Kurang Menggembirakan, SBY Berkomentar Begini
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Link Live Streaming AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Main Lawan Zhaiyk VC
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo ke Rakyat RI: Percaya, Sebentar Lagi Uang Kita Cukup!
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.