RMKE Investasikan Rp45,5 Miliar untuk Armada EV dan AI Perkuat Infrastruktur Logistik

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

RMKE mengalokasikan investasi tahap awal sebesar Rp45,5 miliar untuk pengadaan alat berat bertenaga listrik EV guna mendukung transformasi operasional logistik.

RMKE Investasikan Rp45,5 Miliar untuk Armada EV dan AI Perkuat Infrastruktur Logistik. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel — PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengalokasikan investasi tahap awal sebesar Rp45,5 miliar untuk pengadaan alat berat bertenaga listrik (electric vehicle/EV) guna mendukung transformasi operasional logistik yang lebih efisien dan rendah emisi.

Mengutip laman resmi perseroan pada Rabu (13/5/2026), Perseroan memesan 10 unit Electric Dump Truck produksi XCMG, satu unit Electric Reach Stacker merek HELI, serta satu unit Electric Forklift 3 ton berbasis baterai lithium. Seluruh unit tersebut dijadwalkan mulai tiba di lokasi operasional pada kuartal III/2026.

Baca Juga:
Obligasi RMKE Oversubscribed 2,7 Kali, Minat Investor Tembus Rp1,63 Triliun

Seiring pengadaan armada EV, RMKE juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa kebutuhan kapasitas listrik sebesar 5,75 MW pada tahap pertama, dengan potensi peningkatan hingga 10 MW seiring konversi peralatan operasional menjadi berbasis listrik.

Perseroan juga telah membangun gardu listrik khusus (dedicated electrical substation) berkapasitas 3,8 MW di area Stasiun Simpang dan Pelabuhan Keramasan untuk mendukung sistem pengisian daya armada EV.

Baca Juga:
RMKE Bukukan Laba Rp245,4 Miliar pada 2025, Segmen Logistik Jadi Penopang

Direktur Utama RMKE Vincent Saputra mengatakan investasi tahap awal tersebut menjadi bagian dari strategi elektrifikasi operasional perseroan.

“Pemesanan tahap satu telah resmi kami lakukan hari ini dengan nilai investasi sebesar Rp45,5 miliar. Alat berat EV ini dijadwalkan sampai pada awal kuartal III tahun ini,” ujar Vincent dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga:
Catatkan Kinerja Positif, RMKE Kantongi Pendapatan Rp815,6 Miliar di Kuartal I-2026

Berdasarkan studi kelayakan internal perusahaan, biaya operasional Electric Reach Stacker diperkirakan sekitar 18 persen dibandingkan model diesel, sementara EV Truck sekitar 39 persen dari kendaraan berbahan bakar fosil. Perseroan memperkirakan potensi penghematan mencapai Rp0,8 miliar per unit per tahun untuk Reach Stacker dan Rp0,38 miliar per unit per tahun untuk EV Truck.

RMKE juga menyebut penggunaan satu unit Electric Reach Stacker berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 180 ton per tahun dengan estimasi penghematan mencapai Rp23,1 miliar dalam lima tahun.

Vincent menambahkan penerapan armada EV dan teknologi AI diharapkan dapat mendukung target keselamatan kerja perusahaan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

“Strategi ini diharapkan dapat mendukung target zero fatality, menekan penggunaan bahan bakar fosil, serta mendorong implementasi logistik batubara yang lebih bersih,” tutupnya.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasien Tunanetra Mengaku Ditolak Rawat Inap, RS Royal Prima Medan Membantah
• 8 jam laludetik.com
thumb
Hakim Perintahkan Ibam Eks Konsultan Nadiem Ditahan, Jalani Vonis 4 Tahun Bui
• 22 jam laludetik.com
thumb
Poltekes Yogya Kick Off Program Orthopaedi di Prodi Ners dan Kuliah Pakai VR
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Banjir di Kendari Sultra Telan Korban Jiwa, 2 Tewas dan 3.517 Warga Terdampak
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Wall Street Ditutup Beragam, Inflasi dan Konflik Iran Tekan Nasdaq
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.