ASEAN For The Peoples Week 2026: FPCI Dorong ASEAN Lebih Berpusat pada Rakyat

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Cebu: Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) tekah menggelar ASEAN For The Peoples Week 2026 di Cebu, Filipina pada 5-8 Mei 2026 bertepatan dengan KTT ke-48 ASEAN, dengan menyoroti pentingnya membangun komunitas ASEAN yang lebih inklusif, tangguh, dan berpusat pada rakyat di tengah meningkatnya fragmentasi geopolitik global.

Forum yang dibangun dari momentum ASEAN For The Peoples Conference (AFPC) 2025 itu dirancang untuk mendekatkan ASEAN kepada masyarakat melalui keterlibatan pemerintah, masyarakat sipil, pelaku usaha, akademisi, media, hingga generasi muda. 

Dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Rabu, 13 Mei 2026, Pendiri dan Ketua FPCI Dino Patti Djalal mengatakan ASEAN sejak lama memiliki visi untuk menjadi komunitas yang berpusat pada rakyat, bukan hanya digerakkan oleh pemerintah.

“Komunitas ASEAN digerakkan dan dibentuk tidak hanya oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat di kawasan ini,” kata Dino.

Selama empat hari penyelenggaraan, ASEAN For The Peoples Week 2026 menghadirkan berbagai agenda, mulai dari ASEAN Journalist and Digital Storyteller Fellowship, dialog kebijakan Track 1.5 mengenai pembangunan komunitas ASEAN, hingga forum keterlibatan publik seperti pemutaran film, talk show, Southeast Asia Lecture Hall, dan ASEAN Community Town Hall.

Menteri Luar Negeri Filipina Theresa Lazaro mengatakan forum tersebut sejalan dengan prioritas keketuaan Filipina di ASEAN, khususnya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan identitas bersama di kawasan.

“Kami berharap dapat mendorong inklusi sosial dan mempromosikan rasa identitas bersama dan kebersamaan di ASEAN,” ujarnya. Posisi Tawar ASEAN Sementara itu, Penasihat Senior Republik Timor-Leste untuk Hubungan Internasional Nelson Santos menilai ASEAN masih menjadi forum penting di tengah tantangan global dan melemahnya efektivitas lembaga internasional.

“Terlepas dari semua tantangan, para pemimpin ASEAN masih bisa datang ke meja perundingan dan membahas masalah bersama,” katanya.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Komunitas Politik-Keamanan ASEAN periode 2021-2024 Robert Matheus Michael Tene juga menekankan pentingnya respons kolektif ASEAN dalam menghadapi tekanan global dan rivalitas negara-negara besar.

Menurutnya, penguatan persatuan dan konsensus kawasan menjadi kunci untuk meningkatkan posisi tawar ASEAN di tengah dinamika geopolitik dunia.

Selain dialog publik, forum tersebut juga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang akan dihimpun dalam sebuah policy brief untuk mendukung diskusi menuju KTT ASEAN ke-49 di Manila.

ASEAN For The Peoples Week 2026 menghadirkan lebih dari 25 pembicara dari negara-negara anggota ASEAN dan sejumlah mitra regional.

Baca juga:  ASEAN for the Peoples Week 2026 Dibidik Jadi Jembatan Aspirasi Warga Asia Tenggara


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Drama Baru Kerajaan Inggris, Pangeran Harry Minta Meghan Markle Diperlakukan Lebih Hormat
• 30 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini13 Mei 2026, Cek 5 Lokasinya
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
REI Sulsel Teken PKS Bersama BRI, Dukung Program Pemerintah Wujudkan 3 Juta Rumah
• 7 jam laluharianfajar
thumb
MSCI Bersih-Bersih Indeks Global, 101 Saham Terdepak
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Donald Trump Tiba di Beijing, Sebut Kunjungannya ke China Pertemuan Dua Negara Adidaya
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.