Banjir Rendam Belasan Rumah dan Rusak Tiga Jembatan di Tanah Datar

kompas.id
4 jam lalu
Cover Berita

PADANG, KOMPAS — Banjir yang dipicu hujan lebat merendam puluhan rumah dan merusak tiga jembatan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (12/5/2026) malam. Puluhan keluarga pun mengungsi akibat bencana hidrometeorologi ini. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar Purwanto, Rabu (13/5/2026), mengatakan, dua lokasi yang dilanda banjir adalah Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, dan Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.

“Banjir terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 21.30. Curah hujan tinggi sejak sore dan memicu meluapnya sungai di sekitar lokasi,” kata Purwanto, Rabu siang.

Purwanto menjelaskan, di Nagari Saruaso, puncak banjir mencapai setinggi dada orang dewasa atau sekitar 1,2 meter. Ada lima rumah terendam dengan korban terdampak sepuluh keluarga atau 27 jiwa. Lima orang lansia pun mesti dievakuasi dengan perahu karet.

Sementara itu, di Nagari Taluak, banjir setinggi sekitar 1 meter merendam 13 rumah dengan korban terdampak 12 keluarga atau 57 jiwa. Banjir juga memutus tiga jembatan yang menjadi akses ke permukiman.

Baca JugaLongsor di Agam, Satu Orang Tewas dan Enam Luka-luka

Purwanto menambahkan, saat ini, banjir sudah berangsur surut. BPBD Tanah Datar pun menurunkan tim untuk membersihkan rumah terdampak. “Kami juga membagikan hygiene kit kepada pengungsi,” katanya.

Menurut Purwanto, meski tidak lagi turun hujan, langit di Tanah Datar masih mendung. Ia pun mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan segera melakukan evakuasi mandiri jika air berangsur naik.

Bencana di Sumbar

Secara terpisah, Juru Bicara BPBD Sumbar Ilham Wahab mengatakan, hujan lebat yang terjadi pada Selasa kemarin memicu banjir di sejumlah daerah di Sumbar, antara lain di Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh. 

“Dampak banjir tersebut menyebabkan sejumlah masyarakat mengungsi,” kata Ilham yang juga menyebut bahwa timnya tengah menghimpun data dampak kerusakan dan kerugian akibat banjir di dua daerah tersebut. 

Banjir terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 21.30. Curah hujan tinggi sejak sore dan memicu meluapnya sungai di sekitar lokasi

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota M Fajar Rillah Vesky mengatakan, banjir dan longsor melanda dua nagari di daerah tersebut pada Selasa malam.

Banjir yang terjadi di Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, menyebabkan sejumlah warga mengungsi. Banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai/Batang Sandir atau Batang Air Pondam itu juga merendam areal pertanian dan merusak areal lubuk ikan larangan.

Adapun longsor terjadi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Salah satu titik ruas jalan kabupaten di nagari itu amblas dan menyisakan lubang mirip sinkhole. Putusnya akses itu menyebabkan 600 keluarga dengan total 2.000 jiwa terisolasi.

"Pemerintah nagari terdampak bencana sedang mendata kerusakan dan kerugian akibat dampak bencana ini. Laporan dari nagari dan camat, harus jadi perhatian serius pemda," kata Fajar dalam siaran pers, Rabu.

Baca JugaTerjebak Banjir, Dua Penumpang Mobil Hanyut di Pasaman

BPBD Sumbar pun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah. Apalagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah di provinsi itu.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga, terutama di wilayah yang terdampak banjir bandang (pada akhir tahun) kemarin karena daya tampung sungai rendah akibat penumpukan sedimen. Jika terjadi lebat dengan durasi lama, sebaiknya mengungsi dulu ke tempat aman,” ujar Ilham.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arla Ailani Pelihara Bulu Ketiak Demi Perannya di Film Gudang Merica
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ultimun Remedium dalam Pengenaan Tindak Pidana Menurut KUHP
• 8 jam laluharianfajar
thumb
1.738 SPPG Dihentikan Sementara per 12 Mei 2026 untuk Perbaiki Kualitas Program
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Potret Horor Bom Meledak di Pasar, Korban Jiwa Berjatuhan
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi, Puan Perintahkan untuk Diselidiki
• 21 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.