OJK Bakal Kawal Saham-saham RI yang Layak Masuk Lagi ke Indeks MSCI

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang saham-saham Indonesia kembali masuk ke indeks global MSCI, usai sejumlah emiten domestik dikeluarkan dari indeks tersebut dalam hasil review terbaru.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan OJK akan mengawal sejumlah saham yang dinilai berpotensi agar dapat kembali memenuhi kriteria indeks global seperti MSCI.

“Ke depan kami akan mengawal beberapa saham yang terbukti berpotensi untuk juga pada kesempatan berikutnya masuk menjadi bagian anggota indeks dari indeks global ini,” kata Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/5).

OJK telah memetakan sejumlah saham yang dinilai berpeluang masuk indeks global, seiring kriteria penilaian yang kini semakin terbuka dan transparan.

“Nah kemudian saham-saham mana yang berpotensi? Tentu kami sudah secara katakanlah kalkulasi awal karena kan kriterianya kita tahu. Apa yang mendasari satu saham masuk di kelompok indeks tertentu bahkan di indeks global pun sebetulnya secara transparan kita bisa nilai,” imbuhnya.

Hasan memberi sinyal terdapat sejumlah saham berkapitalisasi kecil (small cap) yang sebenarnya berpotensi masuk ke indeks MSCI. Menurut dia, beberapa saham yang sebelumnya keluar dari kelompok indeks bukan seluruhnya disebabkan penurunan kinerja atau harga saham, melainkan justru karena mengalami kenaikan.

Namun, dia mengatakan proses masuknya saham-saham tersebut ke kelompok indeks Indonesia di MSCI untuk sementara masih tertunda karena adanya kebijakan pembekuan sementara (freeze) penambahan anggota baru pada indeks tersebut.

“Cluenya sedikit ya, minimum kalau kita lihat nih yang small cap index yang kemarin diumumkan MSCI keluar, sebetulnya kalau kita lihat tidak semuanya keluar karena turun, tapi justru karena naik. Hanya karena untuk sementara waktu kebijakan mereka sedang ada freeze atau pembekuan tidak adanya in ke kelompok indeks Indonesia, maka saham-saham itu tertunda masuk,” jelasnya.

OJK akan terus mendorong emiten-emiten yang berpotensi masuk indeks global agar siap memenuhi seluruh kriteria pada periode review berikutnya. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar saham-saham yang saat ini tertunda masuk indeks tidak justru mengalami penurunan klasifikasi pada kesempatan selanjutnya.

Dia menambahkan, upaya reformasi transparansi pasar modal yang dilakukan OJK tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola pasar, tetapi juga memperbesar peluang lebih banyak saham Indonesia masuk ke indeks-indeks global utama.

“Kapan saatnya bisa kita dorong masuk? Tentu setiap siklus berikutnya kita harapkan kita bersama emiten-emitennya betul-betul siap pada saatnya. Jangan sampai yang seharusnya sudah masuk ini dan belum atau tertunda ini, justru pada kesempatan berikutnya turun kelas. Nah ini yang salah satu upaya nyata yang akan kita lakukan,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Ini, Giliran Nadiem Makarim Hadapi Tuntutan di Sidang Kasus Chromebook
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Tempat Nonton Live Streaming Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026
• 16 jam lalubola.com
thumb
Ramalan Cuaca Hari Ini, Hujan Ringan Guyur Sebagian Jabodetabek
• 10 jam laluokezone.com
thumb
VIP Skin Center Dukung Persiapan Audrey Bianca Menuju Miss World 2026
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mayoritas Infrastruktur Terdampak Bencana Sumatra Sudah Berfungsi, Konektivitas Berangsur Normal
• 17 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.