TABLOIDBINTANG.COM - Demi Moore mengajak industri perfilman Hollywood untuk mulai merangkul kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), alih-alih terus menolaknya.
Berbicara dalam konferensi pers juri Cannes Film Festival pada Selasa (12/5), Moore menegaskan bahwa AI sudah menjadi bagian dari masa depan industri hiburan. “AI sudah ada di sini,” ujar Moore.
Ia menambahkan bahwa industri film perlu mencari cara untuk bisa bekerja berdampingan dengan teknologi tersebut.
Menurut aktris berusia 63 tahun itu, melawan perkembangan AI hanya akan menjadi pertarungan yang pada akhirnya sulit dimenangkan. “Itu adalah pertempuran yang hanya akan menghasilkan kekalahan,” katanya.
Saat ditanya apakah Hollywood sudah cukup melakukan regulasi terhadap AI, Moore mengaku belum memiliki jawaban pasti. Namun, ia menilai kemungkinan besar industri masih belum melakukan cukup banyak langkah pengawasan.
“Saya tidak tahu jawabannya. Jadi saya mungkin mengatakan cenderung belum (diregulasi),” ungkapnya.
Moore mengakui bahwa AI memiliki sisi positif sekaligus keterbatasan. “Ada sisi indah dari kemampuan memanfaatkannya,” ujar Moore.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan esensi seni sejati yang berasal dari jiwa manusia. “Yang tidak akan pernah bisa digantikan adalah asal dari seni sejati itu sendiri… jiwa,” lanjutnya.
Tahun ini, Moore menjadi salah satu anggota dewan juri kompetisi utama Cannes bersama sejumlah nama besar lain seperti Park Chan-wook, Ruth Negga, Laura Wandel, Diego Céspedes, Isaach de Bankolé, Paul Laverty, Chloé Zhao, dan Stellan Skarsgård.




