Pasar Kakiyah di Makkah menjadi salah satu destinasi favorit jemaah haji Indonesia untuk berbelanja oleh-oleh.
Pasar grosir dengan nama lengkap Sûq al-Ka’kiyah lil Jumlah ini berada di Jalan Ibrahim Al-Khalil, sekitar delapan kilometer dari Masjidil Haram, dan dikenal sebagai salah satu pasar terbesar di Makkah.
Ada ratusan lapak di dalam pasar tiga lantai tersebut. Pasar ini menjual beragam kebutuhan dan cendera mata khas Arab Saudi, mulai dari abaya, kurma dan cokelat Arab, camilan, tas, hingga mainan anak-anak.
Kelengkapan produk dan harga yang relatif lebih terjangkau menjadikan Pasar Kakiyah selalu ramai dikunjungi jemaah.
Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net, rata-rata harga barangnya memang lebih murah dari toko lain di luar kawasan pasar. Salah satunya abaya yang dijual mulai 20 riyal Arab Saudi, sementara di luar pasar bisa mencapai 35 Riyal.
Pedangan di Pasar Kakiyah hampir rata rata fasih berbahasa Indonesia, apalagi urusan tawar menawar. Tak heran jika pasar ini dijuluki Tanah Abangnya Makkah.
Menurut Ustaz Abdul Qodir muthowif yang membersamai jemaah kloter 5 Embarkasi Surabaya, Pasar Kakiyah hampir tidak pernah dilewatkan jamaah haji Indonesia
“Pasar ini memang favorit jemaah umrah dan haji. Kenapa menjadi favorit? Karena murah, lengkap. Semua ada,” katanya.
Pasar Kakiyah pun kerap disebut sebagai “surga belanja” bagi jemaah, tempat mereka berburu oleh-oleh untuk keluarga dan orang-orang terdekat sebelum kembali ke Tanah Air. (saf/ipg)



