jpnn.com, JAKARTA - Tren konsumsi gula di Indonesia kini memasuki tahap mengkhawatirkan.
Berdasarkan data terbaru per 12 Mei 2026, rata-rata asupan gula harian masyarakat Indonesia menembus angka 62 hingga 75 gram.
BACA JUGA: TeethTalk Academy Cetak Dentfluencer Kredibel, Dukung Edukasi Kesehatan Gigi
Angka ini melonjak jauh di atas anjuran Kementerian Kesehatan yang membatasi konsumsi gula maksimal 50 gram per hari.
Lonjakan asupan gula tersembunyi ini tidak hanya memicu penyakit sistemik seperti diabetes dan obesitas, tetapi juga memicu krisis kesehatan rongga mulut yang masif.
BACA JUGA: NHM Perluas Kampanye BK3N 2026 ke Dunia Pendidikan Lewat Edukasi Kesehatan Gigi
Riset menunjukkan bahwa konsumsi manis berlebih meningkatkan risiko gigi berlubang atau karies hingga 2,8 kali lipat.
"Kerusakan gigi terjadi sangat cepat pasca mengonsumsi makanan manis. Dalam waktu 20 hingga 30 menit, bakteri Streptococcus mutans mengubah sisa gula menjadi asam yang mengikis enamel," kata Head of Research & Development usmile Global, dr. Liu Jitao, Rabu (13/5).
BACA JUGA: MedIsAid BSJ Lanjutkan Pelayanan Kesehatan Gigi untuk Sekolah Mitra
Lebih berbahaya lagi, bakteri tersebut mengubah gula menjadi glukan, sebuah senyawa lengket yang berfungsi sebagai "lem" bagi plak gigi.
Kondisi ini membuat sikat gigi mekanik dan pasta gigi konvensional sering kali gagal membersihkan sisa kotoran secara tuntas.
Menjawab tantangan tersebut, usmile memperkenalkan inovasi usmile Optical White yang mengandalkan aksi ganda enzim Dextranase dan Lysozyme.
Berbeda dengan cara kerja mekanik biasa, Dextranase bekerja secara biologis dengan memecah rantai glukan agar plak tidak lagi menempel kuat pada permukaan gigi.
"Riset kami berfokus pada pencegahan di tingkat biologis. Penggunaan enzim Dextranase terbukti klinis mampu mendegradasi glukan dan menurunkan daya lekat plak pada enamel. Bersama Lysozyme, formulasi ini membongkar fondasi plak sebelum terjadi demineralisasi," jelasnya.
Kehadiran solusi berbasis sains ini disambut antusias oleh konsumen Indonesia yang mulai sadar akan bahaya konsumsi gula tinggi.
Sejak diluncurkan pada April 2026, usmile Optical White mencatatkan pertumbuhan transaksi harian melampaui Rp100 juta dalam waktu singkat.
Memasuki periode Mei 2026, produk ini sukses mengukuhkan posisi sebagai pasta gigi premium nomor satu di daftar Weekly Product TikTok Shop dan masuk dalam jajaran Top 10 Product di Shopee.
Selain perlindungan enzim, teknologi color-correcting busa biru untuk menetralkan noda kuning juga menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang menginginkan estetika senyum maksimal.
Melalui terobosan ini, usmile berkomitmen memberikan solusi perawatan oral preventif yang relevan untuk melindungi masyarakat di tengah epidemi konsumsi gula yang kian meningkat. (esy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Demi Pendidikan Kesehatan Gigi, Cobra Dental Hibahkan Ambulans kepada Umsida
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad




