Final Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Bakal Diulang, Pakai Juri Independen

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani memastikan pelaksanaan final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi di Kalimantan Barat akan digelar ulang.

Keputusan tersebut diambil menyusul polemik penilaian dalam pelaksanaan lomba yang menuai sorotan publik. Muzani mengatakan pimpinan MPR telah mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Jenderal MPR terkait pelaksanaan lomba tersebut.

“Yang terjadi dalam Kalimantan Barat adalah final untuk memperebutkan mewakili Kalimantan Barat. Tadi kami sudah dengarkan semuanya penjelasan dari Sekretaris Jenderal dan kami semua berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang memberi perhatian sangat besar terhadap kegiatan Majelis Permusyawaratan Rakyat ini,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5).

Menurut dia, perhatian publik terhadap polemik tersebut menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemahaman konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi bagian dari kegiatan MPR.

“Kesadaran terhadap persoalan ini akan melahirkan konstitusi yang lahir dari bumi Indonesia. Itulah yang kami bekali hari ini dan itulah pekerjaan yang dibebankan konstitusi kepada kami,” ujarnya.

Muzani mengakui terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penyelenggaraan lomba di Kalimantan Barat. Karena itu, pimpinan MPR memutuskan untuk mengulang pelaksanaan babak final agar proses penilaian berjalan lebih baik dan objektif.

“Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu,” katanya.

Ia kemudian menegaskan keputusan pimpinan MPR untuk menggelar ulang final LCC tingkat Kalimantan Barat dalam waktu dekat.

Selain pelaksanaan ulang, MPR juga memastikan proses penjurian akan dilakukan oleh pihak independen untuk menjaga objektivitas hasil lomba.

“Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” kata Muzani.

“Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir,” lanjutnya.

Sekilas Polemik Penilaian

Polemik terjadi dalam lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar pada 9 Mei 2026. Saat itu, regu SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus 5 karena jawabannya dinilai salah.

Namun, regu SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang sama dan justru memperoleh nilai 10 karena dianggap benar. Juri saat itu menilai artikulasi jawaban regu SMAN 1 Pontianak kurang jelas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diambang Perceraian, Istri Bongkar Perselingkuhan Dede Sunandar
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Ulah Pemotor Lawan Arus, Ring Road Cengkareng Jadi Semrawut
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Minta Mensesneg Bentuk Satgas Khusus untuk Ringkas Regulasi dan Izin
• 8 jam laludetik.com
thumb
Kepala Bakom: Penerima Manfaat MBG Capai 61,9 Juta, Target 82,9 Juta
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.