Iran Pasang 5 Syarat ke AS untuk Lanjutkan Perundingan Putaran Kedua

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Iran dilaporkan mengajukan lima syarat untuk mau mengikuti perundingan putaran kedua dengan Amerika Serikat. Demikian dari sumber yang mengetahui masalah tersebut seperti dilaporkan Kantor Berita Fars, Selasa waktu setempat.

Sumber tersebut mengatakan bahwa Iran menganggap syarat-syarat tersebut sebagai jaminan minimum yang diperlukan sebelum memulai kembali dengan Amerika Serikat.

Baca Juga :
Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping, China Peringatkan AS Soal Taiwan
Menlu Iran Bongkar Hambatan Utama Perdamaian, Singgung Sikap AS yang Memaksa

Dikutip dari laman Anadolu Agency, Rabu 13 Mei 2023, berdasarkan laporan tersebut, syarat yang diajukan Iran meliputi penghentian perang di semua front, terutama di Lebanon, pencabutan sanksi, pencairan aset Iran yang dibekukan, pemberian kompensasi atas kerusakan akibat perang, serta pengakuan atas hak kedaulatan Iran di Selat Hormuz.

Iran juga menyampaikan kepada mediator Pakistan bahwa keberlanjutan blokade angkatan laut AS di Laut Arab dan Teluk Oman setelah gencatan senjata semakin memperkuat ketidakpercayaan Teheran terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat.

Laporan itu menambahkan bahwa kelima syarat tersebut ditetapkan semata-mata untuk menciptakan tingkat kepercayaan minimum agar pembicaraan dapat dimulai kembali. Teheran meyakini negosiasi baru tidak mungkin dilakukan tanpa penerapan nyata dari syarat-syarat tersebut.

Menurut Fars, Iran mengajukan lima syarat itu sebagai tanggapan atas proposal 14 poin dari AS.

Laporan tersebut mengklaim proposal Amerika sepenuhnya berat sebelah dan bertujuan mendapatkan melalui jalur negosiasi apa yang gagal dicapai Washington saat perang berlangsung.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian memicu serangan balasan Teheran terhadap Israel dan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, termasuk penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.

Pada Minggu, Iran mengirimkan responsnya terhadap proposal AS untuk mengakhiri perang melalui Pakistan. Namun, Trump menolaknya dan menyebut proposal tersebut sama sekali tidak bisa diterima.

Baca Juga :
Tiba di Beijing Malam Ini, Trump Bakal Minta Xi Jinping Desak Iran Agar Bersepakat dengan AS
Terungkap! Trump Tolak Proposal Perdamaian Iran karena Tak Berisi Pengakuan Kalah
Terungkap, Arab Saudi Ternyata Balas Serangan Iran Usai Dikompori AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Digital Kian Melekat dengan Transaksi Harian Masyarakat
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Dorong Siswa Jadi Kreator, Fikom UMB Gelar Abdimas Internasional di SMKN 47 Jakarta
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Viral Anggota DPRD Merokok saat Rapat, Bupati Jember Soroti Kebiasaan saat Paripurna
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Dana Asing Kocar-kacir Usai Pengumuman MSCI, Rp1,1 Triliun Kabur dari Bursa Saat IHSG Ambruk
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.