Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan proses investigasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung. Soerjanto menyebut masih banyak data yang harus dikumpulkan KNKT.
"Jadi kami masih dalam tahap pengumpulan data-data di lapangan dan masih ada beberapa tes yang harus kami lakukan di persinyalan, di lintas, kemudian komunikasi seperti apa. Kita lagi mengumpulkan data-datanya, masih banyak yang dikumpulkan datanya dan masih ada beberapa orang yang harus kita wawancarai," kata Soerjanto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2025).
Data yang dimaksud seperti pengecekan kamera pengawas atau CCTV di kereta hingga isi 'blackbox' kereta. Hasil penelusuran data tersebut nanti akan dikonfirmasi lebih lanjut melalui keterangan pihak terkait.
"Tergantung dari kan kita buka di kereta itu ada CCTV, ada yang pakai data semacam blackbox-nya dan nanti tergantung dari hasil evaluasi dari data-data tersebut apakah kita perlu minta konfirmasi atau keterangan lebih lanjut dari orang-orang yang berkaitan dengan masalah tersebut," ucapnya.
KNKT tidak bisa menentukan kapan tenggat waktu investigasi kecelakaan kereta di Bekasi dapat rampung. Sebab, masih ada data yang belum bisa dibuka.
"Kami belum bisa tentukan karena masih ada data-data yang belum bisa kita buka, masih masih belum sempatlah kita buka," ungkapnya.
(ial/rfs)





