Prabowo Sebut Satgas PKH Dibenci Bandit Perampok SDA, Kenapa?

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto menyadari bahwa keberadaan Satuan Tugas (satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) tidak disukai oleh beberapa pihak.

Menurutnya, pihak yang membenci Satgas PKH adalah para “bandit” dan “perampok” yang selama ini menikmati hasil penguasaan ilegal atas sumber daya negara.

BACA JUGA:Bergejala Demam dan Batuk Berat Dicurigai Hantavirus, Kemenkes Aktifkan 51 Pusat Karantina

"Saya paham satgas PKH bukan satgas yang sekarang disukai, banyak yang tidak suka sama kalian, ya itu, bandit bandit perampok itu gak suka sama kalian. Ya tinggal kamu, kamu takut sama mereka atau kamu bela rakyat, tergantung kamu," kata Prabowo dalam penyerahan penyerahan uang sitaan hasil perkara ke kas negara, Rabu, 13 Mei 2026.

Prabowo pun mengapresiasi capaian Satgas PKH yang dinilai telah berhasil menyelamatkan sebagian kekayaan negara dan mengembalikannya untuk kepentingan rakyat.

"Saya lihat prestasi kalian. Empat kali saya diundang atas nama rakyat saudara menyetor. Padahal ini baru sekelumit kekayaan yang berhasil kita selamatkan,” tuturnya.

BACA JUGA:Sosok Bupati Bintan Roby Kurniawan Diduga Jalin Hubungan Gelap dengan Ayu Aulia

Meski demikian, ia menilai perjuangan masih panjang karena masih terdapat ratusan hingga ribuan triliun rupiah kekayaan negara yang harus diselamatkan.

“Perjuangan masih susah. Masih ratusan triliun, masih ribuan triliun yang harus kita selamatkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kejagung kembali melakukan penyerahan uang hasil denda administratif senilai Rp10,2 triliun kepada negara.

Uang dengan total nilai Rp10.270.051.886.464 tersebut dipamerkan dalam kegiatan penyerahan denda administratif dan penguasaan kembali lahan kawasan hutan oleh negara.

BACA JUGA:Marc Marquez Absen di Catalunya, Ducati Krisis Pembalap Pengganti

Acara itu juga berkaitan dengan kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan dalam penertiban kawasan hutan ilegal di berbagai wilayah Indonesia.

Selain penyerahan uang denda, negara juga berhasil menguasai kembali lahan kawasan hutan seluas sekitar 2.373.171,75 hektare.

Nilai fantastis uang Rp10,2 triliun terpampang jelas pada papan informasi di bagian depan panggung dan menjadi pusat perhatian tamu undangan yang hadir.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9%: Masa Orang Miskin Kena 24%
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara terkait Korupsi Chromebook, Ini Pertimbangan Hakim
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Dituding Settingan Demi Popularitas, Pinkan Mambo Ngamuk soal Kabar Cerai dengan Arya Khan
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Pusri Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di 1 Ilir Palembang
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Hands-On Honor X7d, Punya Baterai-RAM Jumbo Harga Rp 4 Jutaan
• 44 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.