Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan CEO Danantara, Rosan Roeslani untuk menurunkan suku bunga program Permodalan Nasional Mardani (PNM) menjadi di bawah 9 persen. Prabowo menyoroti ketimpangan suku bunga yang membenani pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).
Pasalnya, para pengusaha dikenakan bunga 9 persen apabila meminjam di bank. Sementara itu, bunga untuk rakyat miskin lebih besar dibandingkan pengusaha yakni, 24 persen.
Advertisement
"Mereka dikenakan bunga 24 persen. Padahal pengusaha-pengusaha besar kalau ke bank mungkin dapat 10 persen, 9 persen. Iya Pak Rosan? Hah? Berapa? 9 persen? Hah? Sembilan. Bayangkan orang kaya dikasih 9 persen, orang miskin 24 persen," kata Prabowo saat menghadiri Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).
"Ini negara Pancasila atau negara...saya enggak paham saya bilang," sambungnya.
Dia pun langsung menginstruksikan jajaran menterinya untuk menurunkan suku bunga PNM bagi keluarga prasejahtera. Prabowo menegaskan suku bunga untuk masyarakat kecil harus dibawah 9 persen.
"Ini keputusan politik saya sudah ambi, bahwa bunga untuk Permodalan Nasional Madani, untuk kredit keluarga prasejahtera, dari 24 persen kita turunkan harus di bawah 10 persen, harus di bawah 9 persen. Harus di bawah 9 persen," jelasnya.




