TABLOIDBINTANG.COM - Episode kali ini dibuka di Slay Queen saat Victoria dan Jolina akhirnya menyelesaikan pembukuan. Tak lama kemudian, Al dan Yuka keluar dari ruang owner dan langsung menghampiri mereka.
Al kemudian mengajak Victoria dan Jolina pergi bersama setelah pekerjaan selesai. Victoria pun sempat melirik Jolina sebelum memberikan jawaban, seolah ada sesuatu yang sedang dipikirkannya.
Di tempat lain, suasana emosional terjadi di rumah Fattah. Jordan duduk berhadapan dengan Amanda sambil menunjukkan raut wajah penuh beban.
Amanda mengaku semua kekacauan yang terjadi merupakan kesalahan mereka berdua. Namun Jordan memilih pasrah dan mengatakan bahwa semuanya sudah telanjur terjadi dan waktu tak mungkin diputar kembali. Ucapan itu membuat suasana semakin penuh penyesalan.
Sementara itu, Dava, Hana, Adit, dan Aqeela tiba di rumah kontrakan kecil milik Hana. Adit meminta Aqeela segera masuk ke rumah agar dirinya tenang dan yakin Aqeela tidak lagi pergi sembarangan. Aqeela pun hanya mengangguk menuruti permintaan tersebut.
Ketegangan mulai meningkat saat Ares terlihat berdiri di dekat jendela sambil menelepon Oliver. Dengan nada serius, Ares meminta jalur komunikasi dan perjalanannya kembali disterilkan karena ia berencana menemui Danuel Alveric.
Di sisi lain, Harry tampak sibuk mengetik cepat di depan monitor komputer. Ia mulai menyadari ada seseorang yang sedang menutup akses komunikasi secara diam-diam dan proses itu sedang berlangsung saat ini juga.
Situasi makin panas ketika Oliver yang juga sedang bekerja dengan laptopnya tiba-tiba panik. Ia menyadari ada pihak lain yang berhasil masuk ke sistem mereka di waktu yang sangat tidak tepat.
Konflik rahasia, penyesalan, hingga rencana besar Ares membuat episode kali ini sukses bikin penonton penasaran dengan kelanjutan cerita Asmara Gen Z.




